Truestorysport – Atlet ski alpen berusia 25 tahun, Lucas Pinheiro Braathen, mencatatkan baru bagi olahraga Amerika Selatan setelah meraih nomor giant slalom putra pada Olimpiade Musim Dingin Cortina 2026, Sabtu (14/2) waktu setempat.

Kemenangan tersebut menjadi momen bersejarah karena merupakan medali pertama Brasil sepanjang partisipasinya di Olimpiade Musim Dingin.

Bertanding di Stelvio Ski Centre, Italia, Braathen membukukan waktu total 2 menit 25,00 detik dari dua kali run. Ia sukses mengungguli favorit sekaligus Swiss, Odermatt, dengan selisih 0,58 detik.

Sementara itu, rekan senegara Odermatt, Loïc Meillard, harus puas membawa pulang medali perunggu setelah terpaut ,17 detik dari sang juara.

Dominan Sejak

Braathen tampil impresif sejak run pertama dengan mencatatkan keunggulan hampir satu detik atas para pesaingnya. Pada run kedua, kondisi lintasan semakin menantang akibat salju turun deras dan visibilitas yang menurun. Namun, ia tetap tampil tenang dan konsisten saat melewati total 54 gates untuk mengamankan posisi teratas.

Keberhasilan ini menjadi puncak perjalanan emosional Braathen. Sebelumnya, ia dikenal sebagai atlet yang membela Norwegia. Namun sejak Januari 2025, ia memutuskan beralih kewarganegaraan olahraga dan mewakili Brasil, negara asal ibunya.

“Norwegia mengajarkan saya cara menjadi atlet dan menaklukkan dingin. Brasil mengajarkan saya cara menjadi diri sendiri,” ujar Braathen usai .

Dan juga kami nanti di rapat sebentar akan memutuskan beberapa event-event yang akan dilaksanakan secara ee lokal tapi tidak kalah dengan nasional.