Truestorysport – Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, dikabarkan semakin dekat dengan babak baru dalam kariernya setelah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan raksasa Liga Belanda, Ajax Amsterdam, pada bursa transfer musim dingin ini.
Kabar tersebut diungkapkan oleh pakar transfer internasional Fabrizio Romano melalui akun media sosialnya, Rabu (waktu setempat). Menurut Romano, Ajax telah menyepakati transfer permanen Paes dari klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas.
“Ajax menyepakati kesepakatan untuk mendatangkan Maarten Paes dari FC Dallas di MLS, transfer permanen. Kontrak hingga Juni 2029, selanjutnya tes kesehatan setelah kesepakatan disetujui dan diselesaikan oleh agen SEG, Boy Kuijpers,” tulis Romano.
Jika proses tes medis berjalan lancar, Paes akan diikat kontrak jangka panjang hingga Juni 2029, menandai kepulangannya ke kompetisi domestik Belanda setelah lebih dari tiga tahun berkarier di Amerika Serikat.
Selama memperkuat FC Dallas, kiper berusia 27 tahun itu tampil konsisten. Paes mencatatkan 128 penampilan dalam kurun waktu tiga setengah musim, dengan torehan 25 clean sheet, menjadikannya salah satu penjaga gawang andalan di klub tersebut.
Sebelum hijrah ke MLS, Paes bukan sosok asing di Eredivisie. Ia mengawali karier profesional bersama NEC Nijmegen, klub tempat ia menimba ilmu sejak level junior dan menembus tim utama pada musim 2016/2017. Setelah dua musim di NEC, Paes melanjutkan kariernya ke FC Utrecht pada musim 2018/2019, sebelum akhirnya pindah ke FC Dallas pada awal 2022.
Di level internasional, Paes memilih membela Timnas Indonesia dan telah mencatatkan 10 penampilan bersama skuad Garuda. Kepindahannya ke Ajax diyakini akan meningkatkan level kompetisi dan jam terbangnya, sekaligus berdampak positif bagi performanya bersama tim nasional.
Ajax sendiri tengah mencari sosok kiper berpengalaman untuk memperkuat skuad mereka dalam persaingan domestik dan Eropa. Sebelumnya, mereka juga merekrut Maximilian Ibrahimović, tidak lain anak Zlatan dari Akademi AC Milan.
Kehadiran Maarten Paes diharapkan mampu menambah kedalaman dan kualitas di bawah mistar gawang De Godenzonen.