Palu, Truestorysports – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet asal Sulawesi Tengah, Akyko Micheel Kapito. Mantan pemain timnas sepak takraw Indonesia itu kini resmi dipanggil memperkuat Tim Nasional Teqball Indonesia untuk menghadapi ajang SEA Games 2025 di Thailand.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia (POTSI) Sulawesi Tengah, Muh Agusman, pada Kamis (8/8/2025).
“Akyko merupakan salah satu dari enam atlet yang terpilih memperkuat tim nasional. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami di Sulawesi Tengah, karena dia menjadi satu-satunya atlet putri dari daerah ini yang lolos ke skuad SEA Games,” ujar Agusman.
Akyko sebelumnya dikenal sebagai atlet cabang olahraga sepak takraw, dan sempat memperkuat tim nasional Indonesia di ajang internasional.
Keputusan beralih ke cabang olahraga Teqball terbukti tepat, karena kemampuannya tetap bersinar dan kini membawanya ke level tertinggi kompetisi Asia Tenggara.
Teqball sendiri merupakan olahraga yang menggabungkan teknik sepak bola dengan permainan di atas meja khusus, dan kian populer di dunia termasuk di Indonesia.
Susunan Timnas Teqball Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
Baca Halaman Selanjutnya
Berikut nama-nama yang masuk dalam skuad Tim Nasional Teqball Indonesia untuk SEA Games 2025:
Manajer Tim:
Dr. Umar Aryoseno Junior, S.H., M.M.
Staf Pelatih dan Medis:
Muhammad Fitrah – Pelatih Putra
Benediktus Budi Setyoko – Asisten Pelatih
Agus Efendi – Pelatih Fisik
dr. Pande Putu Agus Mahendra – Dokter Tim
Mohamad Sofwan – Fisioterapis
Mahesa Prasetyo – Masseur
Yus Putra – Admin
Daftar Atlet Putra:
Yoga Ardika Putra (DKI Jakarta)
Husni Uba (Sulawesi Tenggara)
Raihan Pamungkas (DKI Jakarta)
Muhammad Ayub (Jawa Timur)
Muhammad Azwar (Nusa Tenggara Barat)
Muhammad Mardhan (Sulawesi Tenggara)
Pebi Saputra (Riau)
Daftar Atlet Putri:
Yunita Indria (DKI Jakarta)
Akyko Micheel Kapito (Sulawesi Tengah)
Gabriella Jessica Pongbura (Jawa Timur)
Zikrha Dwi Putri (Sumatera Barat)
Sumaya (Riau)
Eka Widaningsih (Jawa Barat). (*)