Truestorysports – Inggris identik dengan sepak bola, Australia lekat dengan kriket, sementara Selandia Baru dikenal dunia lewat olahraga rugby. Lalu bagaimana dengan Amerika Serikat, negara adidaya yang memiliki pengaruh besar dalam berbagai aspek kehidupan global?
Meski memiliki banyak cabang olahraga populer seperti baseball dan American football, bola basket menempati posisi istimewa di hati masyarakat Amerika. Olahraga ini bukan sekadar permainan, melainkan telah menjadi bagian dari identitas budaya nasional.
Nama-nama besar seperti Michael Jordan, Kobe Bryant, hingga LeBron James selama puluhan tahun turut mengangkat NBA menjadi salah satu pusat olahraga paling berpengaruh di dunia.
Dari gemerlap liga profesional hingga atmosfer pertandingan sekolah menengah, bola basket hidup dan tumbuh di setiap lapisan masyarakat Amerika Serikat.
Lahir di Negeri Paman Sam dari Orang Kanada

Bola basket diciptakan tahun 1891 oleh Dr. James Naismith guru olahraga kelahiran Kanada di Springfield, Massachusetts. Sebagai olahraga yang lahir di Amerika Serikat, bola basket memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan negara tersebut. Sejak awal kemunculannya, permainan ini berkembang pesat dan menjelma menjadi simbol kebanggaan nasional.
Tak hanya di lapangan, bola basket juga merasuk ke dalam budaya populer. Musik, film, hingga gaya hidup urban kerap menampilkan elemen basket. Sosok-sosok legendaris seperti Michael Jordan dan Magic Johnson bahkan melampaui status atlet, menjadi ikon budaya yang berpengaruh secara global.
NBA dan Daya Tarik Global
Peran besar National Basketball Association (NBA) tak bisa dipisahkan dari popularitas bola basket di Amerika. NBA kini menjadi salah satu liga olahraga paling terkenal di dunia, dengan jutaan penggemar dari berbagai negara.
Liga ini menyuguhkan kualitas permainan tertinggi dengan menghadirkan pemain-pemain terbaik dari berbagai belahan dunia. Aksi spektakuler, persaingan ketat, serta cerita dramatis di setiap musim membuat NBA menjadi tontonan yang sangat menghibur dan mudah diterima lintas usia dan budaya.