Truestorysport – Dalam permainan bola voli modern, posisi libero memiliki peran vital dalam menjaga pertahanan tim. Meski tidak bertugas mencetak poin melalui serangan, libero menjadi kunci stabilitas permainan, khususnya dalam menerima servis dan mengamankan bola serangan lawan.
Sejarah Munculnya Libero
Posisi libero pertama kali diperkenalkan secara resmi oleh Federation Internationale de Volleyball (FIVB) pada akhir 1990-an. Aturan ini mulai diterapkan pada kompetisi internasional sekitar 1998 dan diberlakukan secara luas pada Olimpiade Sydney 2000.
Kehadiran libero bertujuan meningkatkan kualitas permainan bertahan sekaligus membuat reli lebih panjang dan menarik. Saat itu, FIVB melihat tren bola voli yang semakin mengandalkan kekuatan dan tinggi badan pemain, sehingga aspek pertahanan dan teknik dasar seperti passing dan digging perlu mendapat porsi lebih besar.
Kata libero berasal dari bahasa Italia yang berarti “bebas”. Istilah ini merujuk pada kebebasan pergerakan libero yang tidak terikat rotasi seperti pemain lainnya.
Peran dan Tugas Libero
Libero merupakan spesialis bertahan yang fokus pada:
- Menerima servis (serve receive)
- Menggali bola serangan lawan (dig)
- Menjaga stabilitas lini belakang
Libero umumnya memiliki refleks cepat, kemampuan membaca permainan yang baik, serta teknik passing yang presisi. Dalam pertandingan, libero sering menjadi pemain dengan sentuhan bola terbanyak.