Truestorysport – Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah timnya gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan harus puas bermain imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux, Kamis dini hari WIB.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Arteta secara terbuka mengkritik performa timnya, khususnya di babak kedua yang dinilai jauh dari standar untuk memenangkan pertandingan di level tertinggi.
Kecewa dengan Cara Pertandingan Berakhir
Arteta mengaku sangat terpukul dengan hasil tersebut, terutama karena Arsenal sempat berada dalam posisi nyaman.
“Saya sangat kecewa dengan hasil ini dan dengan cara pertandingan berakhir. Kami harus menyalahkan diri sendiri. Penampilan di babak kedua tidak menunjukkan standar yang dibutuhkan untuk menang di liga ini, terlebih dengan margin yang seharusnya bisa kami miliki setelah babak pertama,” ujar Arteta dilansir dari laman resmi klub.
Meski frustrasi, pelatih asal Spanyol itu meminta timnya untuk menahan emosi dan segera fokus pada laga berikutnya.
“Di level ini, ketika Anda berada di puncak, Anda harus siap menerima pukulan. Hari ini kami pantas mendapatkannya. Kami harus menelan kekecewaan ini dan bergerak cepat karena hari Minggu ada pertandingan besar menanti,” tegasnya.
Babak Kedua Dinilai Tak Terkontrol
Arteta menilai Arsenal kehilangan kendali permainan setelah jeda turun minum, bahkan setelah mencetak gol kedua.
“Kami tidak pernah benar-benar menguasai pertandingan di babak kedua. Itu kenyataannya. Wolves memang layak mendapat kredit, tetapi kami juga berperan besar atas situasi ini. Hal-hal mendasar dan sederhana justru kami lakukan dengan buruk,” katanya.
Ia menambahkan bahwa meski timnya tidak banyak memberikan peluang, pertandingan tetap terasa terbuka dan rawan karena kurangnya kontrol.