Palu, Truestorysport– Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar secara resmi menutup Kejuaraan Pencak Silat Militer () Open Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira Tahun 2026 yang digelar di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK), Jalan RE Martadinata, Kelurahan Talise, Kecamatan , Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/2/2026).

turnamen tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Dinas Pemuda dan Provinsi Sulteng Muchsin Husain Pakaya, Ketua DPRD Sulawesi Tengah M. Arus Abdul Karim, Kapolda Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala SPN Kombes Pol Seminar Sebayang, Kasdam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita, serta unsur Forkopimda dan pihak terkait lainnya.

Rangkaian kegiatan penutupan diawali dengan pembukaan dan penampilan seni bela diri, dilanjutkan pertandingan babak , sebelum memasuki upacara penutupan secara resmi.

Dalam sambutannya, Pangdam XXIII/Palaka Wira menyampaikan bahwa kejuaraan yang berlangsung sejak 2 hingga 7 Februari 2026 tersebut menjadi positif bagi para atlet untuk menampilkan kemampuan, semangat juang, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.

Pangdam mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang ambil bagian dan berharap pengalaman yang diperoleh selama turnamen dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi. Ia juga menegaskan pentingnya pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan melalui pembinaan yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, kejuaraan ini menjadi sarana sosialisasi Pencak Silat Militer yang telah dikukuhkan pada 22 Mei 2025 di Dinas Jasmani Angkatan Darat Cimahi. Turnamen tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat untuk menghadapi berbagai kejuaraan nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional ().

Pangdam juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, KONI, IPSI, panitia penyelenggara, wasit, juri, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan dengan aman, tertib, dan lancar.

Turnamen ini diikuti sebanyak 1.247 atlet dari 11 provinsi, menjadikannya sebagai kejuaraan pencak silat dengan jumlah peserta terbesar di kawasan Indonesia Timur. Jumlah tersebut jauh melampaui rata-rata kejuaraan serupa yang umumnya diikuti 500 hingga 700 atlet. Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp214.400.000 sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para atlet.

Sementara itu, Ketua DPRD Sulawesi Tengah M. Arus Abdul Karim menyampaikan rasa bangga karena Kota Palu untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan pencak silat tingkat nasional yang digelar oleh Kodam XXIII/Palaka Wira. Ia mengapresiasi semangat juang para atlet serta mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat yang telah memberikan wadah positif bagi generasi muda melalui olahraga bela diri.

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan hadiah dan penghargaan kepada para pemenang kategori militer dan umum. Keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini menjadi bukti kuat sinergi antara TNI dan Pemerintah dalam membina atlet sekaligus menjaga dan melestarikan budaya bangsa. (*)