Atletico tak menyerah begitu saja. Hanya tiga menit berselang, tim asuhan Diego Simeone berhasil memperkecil ketertinggalan.

Umpan silang Giuliano Simeone disambut sundulan Sørloth yang menembus gawang Madrid pada menit ke-58, membuat skor berubah menjadi 2-1.

Di sisa waktu pertandingan, terus meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyeimbang.

Namun solidnya lini pertahanan Real Madrid membuat berbagai upaya tersebut tak membuahkan hasil. Hingga peluit dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Real Madrid.

Hasil ini memastikan panas antara Real Madrid dan Barcelona akan tersaji di 2026, sekaligus menjadi panggung perebutan gelar bergengsi yang dinantikan para pencinta dunia.