Palu, Truestorysports – Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Palu periode 2025–2029 resmi dikukuhkan pada, Minggu (19/10/2025).
Pelantikan , di Aula BPSDM Provinsi Sulawesi Tengah itu dilakukan langsung oleh Ketua Harian FORKI Sulawesi Tengah, Abdul Rosyid, dan dihadiri oleh Asisten II Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, yang mewakili Wali Kota Palu.
Ketua FORKI Kota Palu terpilih, Zulkarnain M. Umar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya melalui Musyawarah Kota (Muskot) FORKI yang digelar pada 16 Agustus 2025 lalu.
“Alhamdulillah, setelah kami terpilih pada Agustus lalu, hari ini kami resmi dilantik. Sejak awal kami langsung bekerja, termasuk melaksanakan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Palu pada September kemarin,” ujar Zulkarnain.
Ia juga melaporkan bahwa FORKI Kota Palu saat ini tengah mempersiapkan training center (TC) untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Morowali.
Program TC tersebut diikuti 26 atlet dari enam perguruan karate yang ada di Kota Palu.
Lebih lanjut, Zulkarnain menegaskan bahwa kepengurusannya akan fokus pada peningkatan kapasitas pelatih, wasit, dan juri, sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.
Ia juga mengimbau setiap perguruan karate di Kota Palu untuk segera membentuk kepengurusan tingkat kota agar memiliki database yang terintegrasi terkait atlet, pelatih, dan perangkat pertandingan.
“Menjadi ketua bukan soal mencari panggung, tetapi bagaimana menumbuhkan kecintaan pada olahraga karate dengan menunjukkan prestasi nyata untuk Kota Palu,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Harian FORKI Sulteng, Abdul Rosyid, dalam arahannya memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru FORKI Kota Palu.
“Modal utama dalam berorganisasi adalah semangat dan dedikasi. Tanpa itu, sulit untuk membawa organisasi menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap pengurus baru dapat menjaga kekompakan dan sinergi dengan seluruh perguruan dan pemangku kepentingan olahraga karate di Sulawesi Tengah.
“Mari kita tingkatkan pembinaan atlet usia dini agar terjadi regenerasi dan prestasi karate Kota Palu semakin meningkat,” kata Rosyid. (*)