– PSIS Semarang kembali menambah amunisi jelang lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/. Terbaru, tim berjuluk itu resmi mendatangkan dua pemain muda berposisi sebagai bek sayap, yakni Alwi Fadillah dan Rangga Sumarna.

Kehadiran kedua pemain muda tersebut diharapkan mampu menambah kedalaman skuad PSIS sekaligus meningkatkan daya saing tim pada sisa musim ini. Manajemen menilai sektor sayap membutuhkan tambahan tenaga muda yang enerjik dan memiliki potensi berkembang.

Alwi Fadillah, bek kiri berusia 21 tahun, sebelumnya tercatat pernah membela Bekasi City FC serta Persija Jakarta. Pengalamannya di level kompetisi nasional diharapkan bisa memberi kontribusi positif bagi lini pertahanan PSIS.

Sementara itu, Rangga Sumarna merupakan pemain berusia 19 tahun Karawang yang berposisi sebagai sayap kiri. Ia merupakan produk Samarinda dan didatangkan PSIS untuk menambah opsi di sektor flank.

Asisten Manajer PSIS Semarang, Reza Andhika, menyampaikan bahwa perekrutan Alwi dan Rangga merupakan bagian dari strategi tim untuk memperkuat kedalaman skuad jelang sisa kompetisi Pegadaian .

“Hari ini kami resmikan Alwi Fadillah dan Rangga Sumarna. Dua pemain muda yang memang kami pantau dan yakini bisa membantu mengangkat performa tim PSIS. Alwi Fadillah kami kontrak usai dilepas Persija, sementara Rangga Sumarna kami datangkan dengan status pinjaman dari Borneo FC,” ujar Reza Andhika, Rabu (7/) malam.

Alwi Fadillah mengaku menyambut tantangan baru bersama PSIS Semarang. Ia bertekad memberikan kontribusi maksimal untuk tim dan suporter.

“Alhamdulillah akhirnya saya bisa bergabung dengan salah satu tim besar di sepak bola Indonesia, PSIS Semarang. Harapannya saya bisa memberikan performa maksimal untuk tim dan suporter. Saya akan memberikan yang terbaik di sini,” ujar Alwi.

Senada dengan rekannya, Rangga Sumarna juga menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari PSIS Semarang.

“Tentunya saya sangat senang dan akan berusaha memberikan yang terbaik untuk PSIS, baik untuk tim maupun suporter. Mohon doanya dari semuanya,” Rangga.