Truestorysport – Persib Bandung memilih bersikap hati-hati dalam menyambut putaran kedua kompetisi meski berstatus juara paruh musim.
Klub berjuluk Maung Bandung itu dipastikan tidak akan melakukan perombakan besar dalam komposisi skuadnya
Langkah awal Persib pada bursa transfer paruh musim ditandai dengan melepas dua pemain, Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa, ke Persik Kediri dengan status pinjaman.
Meski demikian, pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan perubahan skuad akan tetap terbatas.
Pelatih asal Kroasia itu menilai materi pemain yang dimiliki saat ini sudah cukup kompetitif untuk bersaing di papan atas.
Oleh karena itu, Persib hanya mempertimbangkan mendatangkan satu hingga dua pemain baru guna menutup celah yang masih dirasa kurang, termasuk di sektor pemain asing menyusul kepergian Wiliam Marcilio ke klub Korea Selatan, Chungnam Asan.
“Kami melakukan pergantian besar-besaran di awal musim. Sekarang saya merasa hanya ada satu atau dua pemain yang penampilannya belum sesuai harapan, sehingga akan ada perubahan, tetapi tidak terlalu banyak,” ujar Hodak dilansir dari lama I League.
Status juara paruh musim menjadi bukti kekuatan Persib di putaran pertama. Namun Hodak menyadari persaingan akan semakin ketat di separuh akhir kompetisi, terutama karena klub-klub lain diprediksi melakukan pembenahan besar demi memperbaiki posisi mereka.
Persib pun dituntut tetap waspada untuk menjaga posisi puncak klasemen dari kejaran tim-tim pesaing seperti Borneo FC Samarinda, Persija Jakarta, dan Malut United FC. Kendati demikian, Hodak menilai tekanan justru lebih besar berada di pihak klub-klub papan tengah dan bawah.
“Sebenarnya kami adalah tim nomor satu di putaran pertama. Justru tim-tim yang berada di papan bawah yang kemungkinan akan melakukan banyak perubahan. Bagi kami, mungkin hanya akan ada penguatan,” kata Hodak.
Dengan pendekatan yang terukur, Persib berharap mampu menjaga konsistensi performa sekaligus mempertahankan posisi teratas hingga akhir musim. (*)