Palu, Truestorysport – Persaingan di zona bawah Championship 2025/2026 kian memanas. Dua tim papan bawah wilayah timur, Persiba Balikpapan dan PSIS Semarang, sukses meraih kemenangan pada matchday pekan ke-17, Sabtu (24/1/2026).
Hasil tersebut menjadi alarm bahaya bagi Persipal FC yang kini masih terpuruk sebagai juru kunci klasemen.
Yang lebih mengkhawatirkan, kedua kemenangan tersebut diraih atas tim-tim papan atas. Persiba membuat kejutan besar dengan menumbangkan pemuncak klasemen Barito Putera dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Beruang Madu dicetak oleh Abdul Rachman.
Tambahan tiga poin itu mengangkat Persiba ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 14 poin, menjauh dari zona merah.
Sementara itu, PSIS Semarang juga menunjukkan tanda-tanda kebangkitan usai melakukan perombakan skuad. Laskar Mahesa Jenar menang tipis 1-0 atas Persela Lamongan.
Kemenangan tersebut menjadi suntikan moral sekaligus tambahan tiga poin penting.
Kini PSIS asuhan Jafri Sastra masih di peringkat kesembilan dengan raihan 11 poin, namun semakin menjauh dari dasar klasemen.
Sebaliknya, kondisi Persipal FC kian mengkhawatirkan. Laskar Tadulako masih tertahan di posisi juru kunci dengan koleksi enam poin.
Bahkan kemenangan pun belum cukup untuk mengangkat posisi Rendy Saputra dan kolega dari dasar klasemen.
Situasi ini membuat alarm degradasi semakin nyaring bagi Persipal. Laga tandang melawan Deltras FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (25/1/2026) petang, menjadi ujian krusial.
Persipal setidaknya harus mencuri poin demi menjaga asa bertahan di Championship.
Setiap laga tersisa kini bernilai sangat penting. Jika terus terpuruk, ancaman degradasi bukan lagi sekadar peringatan, melainkan kenyataan yang harus dihadapi. (*)