Truestorysport – Senegal berharap partai / melawan Maroko tidak menjadi penampilan terakhir Sadio Mane di tersebut. Harapan itu disampaikan menjelang puncak yang akan digelar di Rabat, Maroko, Senin (19/) dini hari WIB.

Mane (33 tahun) mencuri perhatian setelah menjadi penentu kemenangan Senegal atas Mesir di babak semifinal melalui tunggalnya.

Usai laga tersebut, eks penyerang Liverpool itu mengungkapkan bahwa final melawan Maroko kemungkinan besar akan menjadi penampilan terakhirnya di .

Pernyataan ini memicu perdebatan tentang masa Mane bersama tim nasional.
Namun, Thiaw mencoba meredam isu itu.

“Keputusannya sudah diungkapkan dalam suasana emosional. Tapi keputusan seperti itu bukan hanya soal dia sendiri — ada seluruh bangsa yang mendukungnya, dan kami berharap dia tetap bersama kami lebih lama,” ujar pelatih Senegal pada konferensi pers di Rabat.

Mane merupakan sosok penting dalam sejarah sepak Senegal. Ia menjadi bagian utama saat Senegal meraih gelar Piala Afrika pertama mereka pada edisi 2022, termasuk mencetak penalti penentuan di partai final.

Final kali ini menjadi final ketiga Senegal dalam empat edisi terakhir Piala Afrika.