Jakarta, Truestorysports – Tim sepak takraw putra Sulawesi Tengah harus mengakui keunggulan lawan di nomor beregu pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Jakarta 2025.
Bertanding di GOR Cempaka Putih, Jakarta, Minggu (2/11), Sulteng belum berhasil memetik kemenangan setelah menghadapi tim-tim tangguh dari Sumatera Utara dan Jawa Timur.
Pada laga pertama menghadapi Sumatera Utara, Sulteng yang menurunkan regu Alif (smash), Rexy, dan Giorman (tekong), tampil menjanjikan dengan merebut gim pertama 17–15.
Namun, pada gim kedua, pertarungan berlangsung sengit hingga dua kali deuce poin. Sayangnya, smesh Sulteng berhasil diblok sehingga Sumut membalikkan keadaan dan menang 25–17. Pada gim penentuan, Sulteng kembali harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 15–11.
Regu berikutnya yang diperkuat Ferialdo (tekong), M. Reza (smash), dan Rilga, juga tampil ngotot meski akhirnya kalah 8–15 dan 6–15. Sementara trio Irwansyah (smasher), Waldi (tekong), dan Asrafil juga belum mampu mematahkan dominasi lawan, kalah 10–15.
Pada laga kedua di grup yang sama, Sulteng kembali harus takluk 0–3 dari Jawa Timur. Meski demikian, tim besutan pelatih Virgiawan Listanto tetap menunjukkan semangat juang tinggi dan memberikan perlawanan ketat di setiap pertandingan.
“Anak-anak sudah bermain maksimal. Kami tergabung di grup neraka bersama Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang dikenal sebagai tim-tim kuat nasional. Meski begitu, mereka mampu memaksa beberapa set hingga deuce poin,” ujar Virgiawan seusai pertandingan.
Ia menambahkan, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi tim Sulteng untuk menghadapi nomor kuadran dan double event yang akan digelar selanjutnya.
“Artinya, anak-anak dapat banyak pengalaman melawan tim-tim papan atas. Insyaallah kami akan fight lagi di nomor berikutnya,” tutupnya optimistis.