Palu, – Panitia Pelaksana (Porprov) X Tahun 2026 di Kabupaten Morowali resmi menunda pelaksanaan kegiatan Pra Chief de Mission (CdM) sekaligus launching maskot dan logo Porprov X 2026.

Penundaan tersebut disampaikan melalui surat resmi Panitia Pelaksana bernomor 11/PANPEL/PORPROV-X/STG/MRW/II/2026 tertanggal 4 Februari 2026.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa agenda yang semula dijadwalkan berlangsung pada 8–10 Februari 2026 ditunda hingga setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Keputusan penundaan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Tengah dan Bupati Morowali, dengan tujuan mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Porprov X Sulawesi Tengah 2026 agar berjalan optimal.

Panitia Pelaksana menyebutkan, penundaan tersebut berdampak pada penyesuaian agenda sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari Komite Olahraga Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, KONI kabupaten/kota, hingga pengurus provinsi yang akan ambil bagian dalam Porprov X di Kabupaten Morowali.

Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris , Muhamad Warsita, menjelaskan bahwa Panitia Pelaksana hanya menjalankan arahan pimpinan daerah dan telah menyampaikan laporan terkait keputusan tersebut kepada KONI.

“Ini merupakan arahan dari Bupati. Kami hanya menerima laporan. Intinya agar pelaksanaan Porprov bisa jauh lebih matang, di samping adanya agenda Gubernur yang memerlukan perhatian khusus,” ujar Warsita, Rabu (4/2/2026).

Warsita menambahkan, Panitia Pelaksana Porprov X Sulawesi Tengah 2026 memastikan koordinasi dengan KONI Sulawesi Tengah tetap berjalan.

Seluruh pihak terkait juga akan kembali diinformasikan secara resmi melalui surat pemberitahuan mengenai pelaksanaan Pra CdM serta launching maskot dan logo Porprov X Sulawesi Tengah 2026. (*)