Truestorysport – Inter Milan akan melakoni laga tandang pada lanjutan Serie A ke-23 dengan menghadapi di Stadio Giovanni Zini. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin (2/2/2026) dini hari WIB, dengan kick-off pukul 00.00 WIB.

Laga ini menjadi kesempatan emas bagi untuk memperlebar jarak di . Kemenangan di markas Cremonese berpotensi membuat Nerazzurri unggul hingga delapan poin dari pesaing terdekat mereka, . Sebaliknya, tuan rumah tengah berada dalam tekanan besar untuk keluar dari tren negatif yang terus membayangi.

Kondisi Terkini Kedua

Inter Milan tampil sangat konsisten sepanjang musim. Tim asuhan Cristian Chivu mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir Serie A. Setelah gagal mempertahankan gelar Scudetto musim lalu, Inter kini memimpin dengan keunggulan lima poin atas AC Milan dan sembilan poin dari Napoli.

Kemenangan telak 6-2 atas Pisa pada pekan lalu semakin menegaskan dominasi Nerazzurri, terutama dari sektor ofensif yang terus produktif.

Sementara itu, Cremonese sedang berada dalam situasi sulit. Dalam delapan laga terakhir, mereka hanya mampu meraih tiga poin dan kesulitan mencetak , dengan total hanya dua gol yang berhasil dibukukan. Pelatih Davide Nicola, yang dikenal piawai menyelamatkan tim dari degradasi, kini menghadapi tantangan berat untuk membangkitkan performa timnya.

Rekor Pertemuan

Inter Milan memiliki catatan sangat dominan atas Cremonese. Pada pertemuan pertama musim ini di San Siro, Inter sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor . Nerazzurri juga memiliki rekor impresif saat menghadapi tim-tim papan bawah Serie A, dengan koleksi 31 gol dan hanya kebobolan enam kali.

Analisis Pertandingan

Inter datang ke Stadio Zini dengan modal rekor tandang di Serie A. Mereka telah memenangkan delapan laga tandang musim ini dan hanya kebobolan sembilan gol. Dengan kekuatan lini serang yang tajam, Cristian Chivu diprediksi akan langsung menekan sejak menit awal untuk mengeksploitasi rapuhnya pertahanan Cremonese.

Cremonese sendiri tengah dilanda masalah di sektor pertahanan, setelah kebobolan dalam tujuh pertandingan kandang berturut-turut. Absennya sejumlah pemain penting seperti Michele Collocolo dan Antonio Sanabria, ditambah suspensi Tommaso Barbieri, membuat tugas Davide Nicola semakin berat.