Truestorysport – Derby Manchester kembali menjadi sorotan utama Premier League 2025/2026 ketika Manchester United menjamu Manchester City di Old Trafford, Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 19.30 WIB. Laga ini bukan sekadar rivalitas sekota, tetapi juga menjadi ajang pembuktian krusial bagi kedua tim yang tengah berjuang menjaga asa meraih kejayaan musim ini.
Manchester United memasuki pertandingan dengan situasi yang tidak ideal. Setan Merah baru saja mengalami pergantian kepemimpinan setelah Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer sementara menggantikan Ruben Amorim. Perubahan ini terjadi di momen sensitif, menyusul kegagalan United di kompetisi domestik setelah tersingkir dari FA Cup dan Carabao Cup oleh Brighton.
Di klasemen Premier League, Manchester United kini berada di peringkat ketujuh dengan koleksi 32 poin dari 21 pertandingan. Mereka tertinggal cukup jauh dari zona Liga Champions, yang diperkirakan membutuhkan setidaknya 40–45 poin untuk finis di posisi empat besar. Dengan selisih tujuh poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua, laga derby ini menjadi sangat krusial bagi ambisi United.
Michael Carrick membawa pendekatan berbeda dibanding pendahulunya. Legenda klub yang mencatatkan 464 penampilan bersama United itu dikenal dengan skema 4-2-3-1, meninggalkan formasi tiga bek yang sebelumnya diterapkan Amorim. Sistem ini diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan lebih baik, terutama di lini tengah dan pertahanan, saat menghadapi agresivitas serangan Manchester City.
Sebaliknya, Manchester City datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Pep Guardiola tengah berada dalam momentum positif setelah meraih sejumlah kemenangan meyakinkan. City menang telak 3-0 atas Manchester United pada pertemuan pertama Premier League musim ini, menundukkan Newcastle United 2-0 pada leg pertama Carabao Cup, serta mencatat kemenangan besar 10-1 atas Exeter di ajang FA Cup.
Di Premier League, City menempati posisi kedua klasemen dengan 43 poin, terpaut enam poin dari Arsenal di puncak. Dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit, The Citizens masih sangat berpeluang untuk terus menekan dalam perburuan gelar Liga Inggris ketiga secara beruntun.
Dari sisi statistik, Manchester City lebih unggul dalam produktivitas gol dan efektivitas serangan pada lima pertemuan terakhir di Premier League. Meski demikian, Manchester United kerap menunjukkan kemampuan merepotkan City, terutama dalam laga-laga besar yang sarat tensi.