Di sisi lain, Maroko datang dengan status tuan rumah dan keunggulan atmosfer stadion. Tim Atlas Lions dikenal sebagai skuad yang sangat terorganisir, disiplin, dan matang secara taktik, terutama sejak kesuksesan mereka di level dalam beberapa tahun terakhir.

Maroko hanya sekali kehilangan poin sepanjang turnamen, namun tampil konsisten dan efisien. Díaz menjadi sorotan setelah sukses mencetak gol di setiap pertandingan yang ia mainkan, sementara Achraf Hakimi tetap menjadi ancaman serius dari sisi sayap.

Dengan kualitas yang relatif seimbang, laga ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi, di mana detail kecil bisa menjadi penentu hasil akhir.

Nigeria (4--2):
Nwabali; Ajayi, Bassey, Samuel, Onyemaechi; Onyeka, Onyedika, Iwobi; Lookman; Osimhen, Adams.
Pelatih: Eric Chelle

Maroko (4--4-1):
Bono; Masina, Aguerd, Hakimi, Mazraoui; Aynaoui; Diaz, Khannouss, Saibari, Ezzalzouli; Kaabi.
Pelatih: Walid Regragui

Prediksi
Keunggulan kandang dan kedalaman skuad Maroko diprediksi menjadi faktor pembeda, meski Nigeria punya daya ledak berbahaya di lini .

Maroko Nigeria. (*)