Truestorysport – Piala Afrika (AFCON) 2025 akan mencapai puncaknya saat Maroko berhadapan dengan Senegal dalam laga final yang digelar di Stade Prince Moulay Abdellah, Rabat, Senin (19 Januari 2026) dini hari WIB.
Pertandingan penentuan juara Afrika ini dijadwalkan kick-off pukul 02.00 WIB dan dipastikan menjadi sorotan utama pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Final ini mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. Maroko tampil solid dan disiplin, sementara Senegal datang dengan daya gedor tajam serta pengalaman sebagai mantan juara.
Perjalanan Maroko: Tangguh di Belakang, Bono Jadi Penyelamat
Maroko menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen. Pasukan Walid Regragui hanya kebobolan satu gol sejak fase grup hingga semifinal.
Lini belakang yang dikomandoi Aguerd dan Hakimi tampil disiplin, didukung kiper Bono yang menjadi pahlawan saat menyingkirkan Nigeria melalui adu penalti dramatis di semifinal.
Bermain di hadapan publik sendiri menjadi keuntungan besar bagi Maroko. Dukungan penuh suporter Rabat diharapkan mampu mendorong Singa Atlas mengakhiri penantian panjang gelar AFCON sejak terakhir kali juara pada 1976.
Senegal: Mesin Gol Tak Terhentikan
Di sisi lain, Senegal melaju ke final dengan catatan impresif. Les Lions selalu mencetak gol di setiap pertandingan sepanjang turnamen. Gol tunggal Sadio Mane ke gawang Mesir di semifinal memastikan langkah mereka ke partai puncak.