Truestorysport – Atmosfer panas dipastikan menyelimuti Parc des Princes saat Saint-Germain menjamu AS pada leg kedua playoff Liga Champions UEFA Kamis dini har. berada di atas angin setelah menang 3-2 pada leg pertama dan kini hanya membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke babak 16 besar.

Meski demikian, kemenangan tetap menjadi target pasukan Luis Enrique demi menjaga momentum positif dan mempertegas dominasi mereka di elite Eropa.

Kuat

PSG datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatat comeback impresif di leg pertama. Sempat tertinggal dua , mereka mampu membalikkan keadaan dan mencatat kemenangan bersejarah—pertama kalinya di abad ini PSG menang di fase gugur Liga Champions setelah tertinggal dua gol lebih dulu.

Catatan kandang mereka juga mengesankan. PSG memenangi laga knockout terakhir dan menyapu bersih dua pertandingan kandang terakhir di fase gugur dengan agregat 8-0. Stabilitas lini belakang yang dikomandoi Marquinhos serta performa konsisten kiper Matvey Safonov menjadi fondasi kokoh permainan mereka.

Monaco Datang dengan Tekad Bangkit

Di kubu tamu, Monaco menghadapi situasi hidup-mati. Tim asuhan Sebastien Pocognoli wajib menang untuk menjaga peluang lolos tetap terbuka. Les Monegasques belum pernah menembus babak 16 besar sejak musim 2016-17, sehingga laga ini menjadi kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang.

Kemenangan 3-2 atas Lens di kompetisi domestik akhir pekan lalu memberi suntikan moral. Namun, rekor tandang Monaco di Liga Champions musim ini kurang meyakinkan, dengan hanya satu kemenangan dari laga terakhir di luar kandang.

Rekor Pertemuan

Dalam lima pertemuan terakhir di Paris, PSG tidak pernah kalah dari Monaco. Bahkan, di ajang knockout abad ini, Monaco belum mampu menyingkirkan raksasa ibu kota tersebut. Terakhir kali Monaco menang di Parc des Princes terjadi pada Maret 2016 di ajang Ligue 1.

Analisa Taktik