Persaingan di papan tengah pun masih sangat ketat. Persebaya Surabaya yang berada di posisi kedelapan telah mengoleksi 25 dan belum memainkan pekan ke-17, sementara United di peringkat ketujuh mengantongi 27 poin namun sudah menjalani 17 pertandingan.

Terkait kekuatan , menilai Madura United saat ini berada dalam berbeda dibandingkan pertemuan pramusim, di mana PSIM sempat menang 2-0. Kehadiran baru disebut membawa perubahan signifikan dalam gaya bermain tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut.

“Pada pramusim, fokus kami lebih kepada melihat kondisi , kualitas pemain, dan mencari kombinasi . Sekarang tentu situasinya berbeda. Madura United sudah memiliki , yang pasti membawa energi serta cara bermain yang baru,” pungkasnya. (*)