Palu, Truestorysports – Judoka muda asal Sulawesi Tengah, Najwa Ufaira, meraih medali perak dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Pelajar 2025 yang berlangsung di Padepokan Judo, Ciloto, Jawa Barat, pada 2–3 Juli lalu. Atlet binaan SMANOR Palu itu tampil di kelas -70 kg putri dan menunjukkan performa yang kompetitif sepanjang turnamen.
Najwa yang merupakan putri dari Iptu Jusri Tandena, anggota Ditreskrimsus Polda Sulteng, tampil konsisten sejak awal. Dalam perjalanannya ke final, ia berhasil menyingkirkan lawan-lawan kuat dari berbagai provinsi dan mencatatkan empat kemenangan berturut-turut. Sayangnya, di babak penentuan, ia harus menyerah dari wakil Jawa Barat yang tampil sebagai juara.
Penampilan Najwa mendapat apresiasi dari pelatihnya, Stephanus Anando, yang juga pelatih PON sekaligus anggota Provos Polda Sulteng. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan bukti potensi besar yang dimiliki Najwa untuk bersaing di tingkat lebih tinggi.
Menurut Anando, dengan dukungan yang maksimal dari pemerintah dan program pembinaan yang berkelanjutan, Najwa bisa menjadi aset penting bagi olahraga judo di Sulawesi Tengah maupun nasional. “Dia punya kualitas dan semangat juang luar biasa. Tinggal bagaimana kita mengarahkan dan mendampingi perkembangannya,” ujarnya.
Kejurnas Judo Pelajar sendiri merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh PB PJSI, dan menjadi ajang seleksi serta unjuk kemampuan bagi atlet-atlet muda dari seluruh Indonesia. Banyak judoka nasional yang memulai kariernya dari kompetisi ini.
Prestasi Najwa juga memperpanjang catatan gemilang keluarga dalam dunia judo. Kakaknya, Fathin Athailah, tercatat sebagai peraih emas di Kejurnas Judo Pelajar 2023 di Bandung, sementara Najwa saat itu juga meraih perak di kelas yang sama.
Selain itu, Najwa sebelumnya pernah mencetak prestasi nasional saat menjuarai Kejurnas Judo Kasad Cup XIV tahun 2023 di Jakarta. Dalam laga final, ia mengalahkan Nasya Ramdhani dari Lampung dan membawa pulang medali emas untuk kelas -70 kg putri.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.