Putri Kusuma Wardani membuka langkahnya di Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Pemain unggulan keenam tersebut menyingkirkan wakil Jepang Manami Suizu pada babak 32 besar (R32) dengan skor 21-8, 21-16.

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (8/1), Putri tampil dominan sejak awal pertandingan. Ia mampu mengendalikan permainan dan memaksa lawannya terus berada dalam tekanan, terutama pada gim pertama yang ditutup dengan skor telak.

“Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Secara keseluruhan saya cukup puas dengan permainan hari ini, walaupun sempat ada sedikit rasa deg-degan karena ini pertandingan pertama,” ujar Putri dilansir dari lama seusai laga.

Putri mengakui, jeda waktu yang relatif singkat usai tampil di World Tour Finals membantunya kembali menemukan ritme permainan dengan cepat.

“Jeda dari World Tour Finals kemarin tidak terlalu jauh, sekitar dua minggu, jadi tidak terlalu sulit untuk kembali ke ritme pertandingan,” katanya.

Pada gim pertama, Putri tampil sangat solid dengan kontrol permainan yang rapi. Namun, tantangan lebih besar datang pada gim kedua ketika Manami Suizu mulai memaksakan reli-reli panjang, ciri khas tunggal putri Jepang.

“Saya pernah bertemu Manami tahun lalu. Pola permainannya memang panjang-panjang dan dia cukup kuat. Di gim pertama saya bisa mengontrol, tapi di gim kedua dia mulai menemukan ritme, terutama saat poin-poin krusial,” jelasnya.

Putri mengungkapkan, perubahan strategi lawan membuatnya harus bekerja lebih keras di paruh gim kedua, meski akhirnya tetap mampu mengamankan kemenangan.

“Di gim kedua, setelah poin ke atas, reli jadi lebih panjang dan saya sempat kesulitan. Dia cukup banyak mendapat poin, tapi saya berusaha tetap fokus,” tambahnya.

Melangkah ke babak , Putri membawa target besar untuk tampil lebih konsisten dibandingkan musim sebelumnya.

“Saya ingin bisa lebih improve dari tahun kemarin, terutama soal konsistensi dan penggunaan strategi di lapangan,” tegas Putri. (*)