“Saya pindah ke Indonesia khusus untuk mengembangkan padel. Waktu pertama kali datang, saya sudah punya keluarga dan teman, terutama dari komunitas tenis, karena sebelumnya saya cukup sering ke Jakarta,” jelasnya.
Menurut Zar, perkembangan padel di Indonesia mengalami lonjakan signifikan sejak 2023. Federasi mulai aktif dan menggelar pertandingan internasional, termasuk laga antara Australia dan Indonesia.
Pada tahun 2025, Zar juga sempat membawa nama harum Indonesia di sejumlah ajang bergengsi.
Terakhir, ia berhasil menembus perempat final turnamen FIP Bronze Thailand 2025 bersama pemain Malaysia, Christian Didier.
Zar Lasahido juga menjadi bagian dari timnas Padel Indonesia yang menorehkan debut di Asia Cup 2025 di Qatar.
“Artinya, fondasi prestasi itu sudah ada,” tegas Zar.
Dalam hal pembinaan atlet, Zar menilai latar belakang tenis menjadi modal besar bagi atlet yang ingin beralih ke padel.
“Kalau mau mencetak atlet padel dengan cepat, latar belakang tenis sangat membantu. Atlet tenis bisa beradaptasi dan menjadi kompetitif dalam waktu sekitar satu tahun. Berbeda dengan mereka yang belum punya latar belakang olahraga raket,” paparnya.