Truestorysport – Futsal akan menghadapi ujian terberatnya di Piala Futsal . Pada partai final, skuad Merah Putih harus berhadapan dengan Iran, negara yang dikenal sebagai penguasa futsal Asia dengan rekam jejak paling dominan sepanjang turnamen.

Indonesia memastikan tiket ke partai puncak lewat semifinal penuh drama. Tim asuhan Hector Souto menyingkirkan dengan skor 5-3 melalui babak extra time dalam pertandingan ketat yang digelar di Indonesia Arena, Kamis (5/2/2026).

Kemenangan tersebut membawa Indonesia ke panggung tertinggi futsal Asia. Namun, tantangan sesungguhnya kini menanti. Iran bukan hanya finalis, melainkan simbol supremasi futsal Asia selama lebih dari dua dekade.

Final ini bukan sekadar perebutan gelar, tetapi juga momentum bagi Indonesia untuk menantang hegemoni terkuat di kawasan. Iran datang dengan sejarah panjang, kualitas individu mumpuni, serta mental yang telah teruji di level kontinental maupun dunia.

Indonesia ke Final dengan Mental Baja

Indonesia tampil penuh determinasi saat menghadapi Jepang. Permainan dengan tempo tinggi, intensitas yang kuat, serta keberanian bermain terbuka menjadi ciri khas penampilan skuad Merah Putih sepanjang laga.

Sempat unggul lalu terkejar, Indonesia menunjukkan ketangguhan mental. -gol Indonesia dicetak oleh Samuel Eko, Takehiro Motoishi (bunuh diri), Firman Adriansyah, Reza Gunawan, dan Dewa Rizki.

Babak extra time menjadi panggung pembuktian. Indonesia tampil lebih tenang dan efektif untuk mengunci kemenangan 5-3 atas salah satu kekuatan tradisional futsal Asia. Hasil ini sekaligus menegaskan kemajuan signifikan futsal Indonesia di level Asia.