, Truestorysport – Asosiasi Kota (Askot) PSSI Palu terus mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga (Porprov) X Sulawesi Tengah 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar pemain dengan jumlah peserta hampir mencapai 100 orang.

Salah satu talent scouting Palu, Lukman Masiara, mengungkapkan bahwa seleksi ini bertujuan untuk menyusun kerangka yang akan berjumlah 35 pemain, sesuai mandat hasil rapat bersama Ketua Askot PSSI Palu dan Sekretaris Jenderal PSSI Sulawesi Tengah.

“Saat ini kami masih dalam tahap pencarian kerangka 35 pemain. Jumlah itu yang diproyeksikan tampil di Porprov. Penentuan finalnya akan dilakukan pada hari Minggu,” ujar Lukman usai seleksi hari pertama di lapangan PS Kilat, Kelurahan Silae, Kota Palu, Jumat.

Ia menjelaskan, pada hari pertama seleksi, jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 80-an pemain. Sementara itu, pemain yang belum sempat hadir masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi pada hari berikutnya, yang dibuka untuk umum selama dua hari.

Seleksi ini sejatinya diawali dari pemain-pemain hasil Pekan Olahraga Kota (Porkot) Palu yang berjumlah sekitar 27 orang. Namun, tingginya antusiasme pemain membuat panitia memutuskan untuk menggabungkan seluruh peserta dalam satu proses seleksi.

Dalam pelaksanaannya, Askot PSSI Palu menurunkan empat talent scouting yang masing-masing bertugas memantau pemain berdasarkan posisi, yakni penjaga gawang, lini belakang, lini tengah, dan lini depan.

Menanggapi potensi konflik kepentingan karena setiap talent scouting memiliki atau Sekolah () masing-masing, Lukman menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional.

“Kami menilai murni dari kualitas pemain, tidak melihat asal SSB atau klub. Profesionalisme menjadi prinsip utama dalam seleksi ini,” tegasnya.

Askot PSSI Palu berharap melalui seleksi ketat ini dapat terbentuk tim sepak bola yang solid dan kompetitif untuk menghadapi 2026, sekaligus menjaga prestasi sepak bola Kota Palu di level provinsi. (adt)