Truestorysports – PSSI pusat resmi mengambil alih Asprov PSSI Sulawesi Tengah (Sulteng) setelah masa kepengurusan Ketua Umum Hadianto Rasyid berakhir pada Desember 2025.
Langkah ini ditandai dengan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asprov PSSI Sulteng yang dalam waktu dekat dijadwalkan bertemu dengan KONI dan Gubernur Sulteng guna membahas pelaksanaan Liga 4 Nasional Seri Provinsi.
Dengan demikian, kepastian bergulirnya Liga 4 Nasional Seri Provinsi Sulteng musim 2025/2026 akhirnya menemui kejelasan.
Adapun anggota Exco PSSI, Mayjen (Purn) Rudi Julianto, resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah. Penunjukan ini sekaligus menandai kesiapan pelaksanaan Liga 4 Nasional Seri Provinsi Sulteng yang akan memperebutkan Piala Gubernur.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Bidang Organisasi KONI Sulteng, Hendy Maratua Sagala, dihubungi, Kamis (15/1/2026).
Hendy mengungkapkan bahwa kepastian penunjukan Plt Ketua Asprov PSSI Sulteng telah ia terima langsung dari Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, pada awal Januari lalu.
“Awal Januari saya menghubungi Sekjen PSSI, Pak Yunus Nusi. Beliau menyampaikan bahwa akan ada salah satu anggota Exco PSSI yang ditunjuk sebagai Plt dan datang langsung ke Sulawesi Tengah,” ujar Hendy.
Menurut Hendy, sebelumnya terdapat ketidakjelasan terkait pelaksanaan Liga 4 PSSI di Sulteng. Hal ini menyusul berakhirnya masa kepengurusan Asprov PSSI Sulteng periode sebelumnya pada Desember 2025.
Ia menjelaskan, dalam struktur PSSI tidak dikenal istilah caretaker seperti di organisasi lain. Yang berlaku adalah penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) dengan kewenangan tertentu.
“Kalau caretaker tugasnya hanya menggelar musyawarah. Tapi di PSSI yang ada adalah Plt. Plt ini memiliki fungsi lebih luas, termasuk mempersiapkan kongres biasa dan membentuk panitia pelaksana Liga 4,” jelas Hendy.
Bertemu KONI dan Gubernur
Dalam waktu dekat, kata Hendy, Plt Ketua Asprov PSSI Sulteng dijadwalkan tiba di Sulteng untuk melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait.
“Rencananya mereka akan bertemu dengan Pak Gubernur dan juga Ketua KONI Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Hendy juga menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi melakukan komunikasi dengan pengurus lama Asprov PSSI Sulteng karena masa kepengurusan mereka telah berakhir dan tidak lagi memiliki dasar surat keputusan (SK).
“Kami tidak berkomunikasi dengan pengurus lama karena secara SK mereka sudah tidak ada. Makanya kami langsung berkoordinasi ke induk organisasi, yakni PSSI pusat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hendy memastikan KONI Sulteng memberikan dukungan penuh terhadap langkah PSSI pusat dalam menata kembali struktur Asprov PSSI Sulteng.
Dukungan tersebut dinilai penting demi kelancaran pembinaan serta bergulirnya kompetisi sepak bola di daerah, khususnya Liga 4 Nasional Seri Provinsi Sulawesi Tengah. (*)
- 1
- 15
- 20
- 2025
- 2026
- Akhir
- Asprov
- Asprov PSSI
- Asprov PSSI Sulawesi Tengah
- Asprov PSSI Sulteng
- Awal
- Bali
- Bola
- BU
- daerah
- Dukungan
- emas
- Emil
- EPA
- Erik
- Fun
- Gelar
- GSI
- Gubernur
- Gubernur Sulteng
- Hadianto
- Hadianto Rasyid
- IKASI
- Jadwal
- Januari
- Juli
- Jumlah
- Kepala
- Kesiapan
- Ketua
- Ketua Asprov PSSI Sulteng
- Ketua KONI
- Ketua Umum
- KO
- Kompetisi
- Kongres
- Kongres Biasa
- KONI
- KONI Sulawesi Tengah
- Koni sulte
- Koni Sulteng
- liga
- Liga 4
- MU
- Musim
- Nasional
- Panitia
- Pembinaan
- Pengurus
- Periode
- Piala
- Piala Gubernur
- Provinsi
- Provinsi Sulteng
- PsS
- Pssi
- PSSI Sulteng
- Pusat
- Rebut
- Resmi
- Sala
- Salah
- Se
- Sekretaris
- Sepak Bola
- Seri
- Seri Provinsi
- Siap
- Sport
- Sports
- Sulawesi
- Sulawesi Tengah
- sulteng
- truestory
- Truestorysport
- Truestorysports
- UKT
- UNJ
- X