Hingga waktu normal berakhir, skor imbang 1-1 tetap bertahan dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, kedua tim sama-sama mengalami kegagalan. Rohmat dari AKL 88 gagal menjalankan tugasnya, disusul Dammar dari Artika Property yang juga tak mampu mencetak gol.
Drama berlanjut di babak penentuan ketika Rifaldi, pemain Artika Property Fc, gagal mengeksekusi penalti setelah bola sepakannya hanya membentur mistar gawang.
Kegagalan itu disambut gembira oleh para pemain AKL 88 yang memastikan kemenangan dan gelar juara dengan skor akhir 6-5.
Dengan hasil ini, AKL 88 resmi mengakhiri Liga 4 Piala Wali Kota Palu 2025 sebagai kampiun.
Penutupan turnamen dilakukan oleh Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah yang diwakili Ismail Pangeran. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kuantitas kompetisi sebagai upaya menjaring bibit-bibit unggul sepak bola di Sulawesi Tengah, serta menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen.
Sementara itu, Asprov dan Askot PSSI Palu menyadari masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan kompetisi yang akan menjadi bahan evaluasi ke depan.
Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Ketua Askot PSSI Palu Amir Adam, Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulawesi Tengah Harry Sumampouw, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Amir Adam berterima kasih kepada seluruh pihak terutama masyarakat kelurahan Nunu yang telah ikut sukseskan kejuaraan selama kurang lebih berlangsung dua minggu. (*)