Palu, Truestorysports — Keinginan besar untuk membangkitkan kembali sepak bola Palu Selatan menjadi alasan utama lahirnya Angkasa Pura FC, klub yang kini mulai mencuri perhatian usai memastikan tempat di babak enam besar Liga 4 Piala Wali Kota Palu 2025.
Susik, sebagai penggagas sekaligus manajer tim, mengatakan bahwa Palu Selatan telah terlalu lama vakum dari geliat sepak bola kompetitif.
“Selama 15 tahun tidak ada tim dari Palu Selatan yang tampil di turnamen resmi. Makanya saya dan teman-teman menginisiasi lahirnya klub baru,” ujarnya, Rabu (3/12).
Nama Angkasa Pura FC dipilih untuk memberi simbol semangat terbang tinggi. “Biar melejit ke angkasa makanya dibuat nama Angkasa Pura,” kata Susik yang juga menjabat Kepala Dinas Sosial Kota Palu.
Menurut Susik, Palu Selatan sempat menjadi bulan-bulanan tim lain pada ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot). Namun kekalahan itu menjadi titik balik untuk berbenah. Ia tak ingin wilayahnya terus dipandang sebelah mata dalam hal pembinaan sepak bola.
“Wajar kemarin kami dibantai. Itu jadi momentum pembenahan. Melalui Liga 4 ini kami ingin bangkit,” tegasnya.
Sebagai langkah serius, Palu Selatan kini juga telah punya Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk pembinaan usia dini. Program ini diharapkan menjadi fondasi jangka panjang dalam mencetak pemain berkualitas.
Susik yang pernah jadi manajer sepakbola PON Sulteng 2024, menegaskan pihaknya terus mendorong pemain mengikuti berbagai turnamen lokal demi menambah jam terbang.
“Tujuannya agar muncul bibit-bibit baru. Anak-anak butuh pengalaman supaya Palu Selatan bisa dianggap dan diperhitungkan lagi,” katanya.
Dalam skuad Angkasa Pura FC yang tampil di Liga 4, komposisi pemain muda mendominasi. Tercatat 18 pemain junior dan hanya 7 pemain senior yang memperkuat tim. Meski terbilang baru, keberhasilan menembus enam besar menjadi sinyal positif bagi masa depan sepak bola Palu Selatan.
Susik berharap ke depan para talenta Palu Selatan dapat tampil hingga level Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). “Harapan saya dan Pak Camat, bibit-bibit dari Palu Selatan bisa menembus Porprov dan membawa nama kecamatan ini lebih dihargai,” pungkasnya. (*)