Truestorysports – PSSI akhirnya resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Acara perkenalan pelatih Inggris tersebut digelar di Hotel Mulia, , pada Selasa (13/1/2026).

Selain dipercaya menangani Timnas Indonesia senior, Herdman juga dikontrak untuk membesut Timnas Indonesia U-23. Penunjukan ini menandai dimulainya era baru setelah sebelumnya ditangani Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

Di level timnas senior, Herdman akan memimpin skuad dengan komposisi yang beragam. Timnas Indonesia saat ini diisi perpaduan pemain diaspora dan pemain , sebuah kondisi yang menurut Herdman bukanlah persoalan.

Pelatih berusia 50 tahun itu menegaskan dirinya tidak akan membeda-bedakan pemain berdasarkan latar belakang atau keturunan saat menangani Skuad Garuda.

“Saya tidak melihat paspor seorang pemain, tetapi saya melihat orangnya,” ujar Herdman dalam sesi jumpa pers yang ditayangkan via youtube PSSI Tv.

Menurut Herdman, keberagaman justru merupakan elemen penting dalam membangun kultur sepak yang kuat. Ia menilai perbedaan latar belakang bisa menjadi kekuatan besar jika dikelola dengan visi yang jelas.

“Hal yang paling penting dalam sebuah kultur adalah memahami bahwa keberagaman itu merupakan kekuatan. Itu bisa menjadi kelemahan hanya jika kita memandangnya sebagai kelemahan,” lanjutnya.

Herdman kemudian membagikan pengalamannya saat melatih Timnas Kanada, yang dikenal sebagai titik lebur berbagai budaya dan latar belakang etnis.

“Ketika saya melatih Kanada, kami hidup dalam lingkungan dengan banyak kebudayaan. Di ruang ganti ada pemain dari Jamaika, Selatan, Eropa, Serbia, Skotlandia, hingga Inggris,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa kunci utama dalam menyatukan perbedaan adalah kejelasan visi dan rasa tanggung jawab bersama.

“Yang terpenting adalah kejelasan visi kami. Kami bertanggung jawab secara kolektif setiap kali mengenakan seragam tim nasional. Dan saya rasa hal itu tidak berbeda dengan Indonesia,” pungkas Herdman.

Dengan tersebut, John Herdman diharapkan mampu menyatukan potensi besar yang dimiliki Timnas Indonesia dan membawa Skuad Garuda melangkah lebih jauh di level internasional.