Truestorysports – Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan usai laga sarat gengsi melawan Jakarta.

Pemain asal Belanda itu mengaku keluarganya menerima ancaman pembunuhan setelah Persib menaklukkan Persija dengan skor 1-0 pada ke-17 BRI di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Haye menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan tidak bertanggung jawab tersebut. Ia menegaskan bahwa sepak bola tidak seharusnya diwarnai oleh ancaman dan kebencian, apalagi yang menyasar pemain.

“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” tulis Haye.

Ia pun mengajak seluruh elemen sepak bola nasional untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan beradab.

“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik, untuk para pemain, untuk para , dan untuk masa depan sepak bola ,” tambahnya.

Dalam laga bertajuk derby klasik tersebut, Persib keluar sebagai pemenang berkat gol cepat Beckham Putra pada menit kelima. Gol tercipta setelah Beckham memanfaatkan kesalahan antisipasi bek Persija, Bruno Tubarao, yang gagal menghalau umpan dari Berguinho. Beckham yang berdiri bebas di kotak penalti langsung melepaskan tembakan dan menaklukkan kiper Persija, Carlos Eduardo.

Situasi semakin sulit bagi tim tamu setelah Bruno Tubarao diusir wasit pada menit ke-53. Pemain asal Brasil itu diganjar kartu merah usai menginjak Beckham, yang sebelumnya sudah menerima pelanggaran keras darinya.

Unggul jumlah pemain, Persib justru menghadapi pertandingan dengan tensi tinggi. Kedua tim saling melancarkan serangan di sisa waktu pertandingan, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Maung Bandung.

Tambahan poin membuat Persib mengoleksi 38 poin, menggeser Borneo FC dari , sekaligus memastikan diri sebagai juara paruh musim BRI Super League 2025/2026.

Haye pun menyampaikan rasa bangganya terhadap tim dan para pendukung Persib, Bobotoh. “Kami memenangkan laga derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta Bobotoh. Saya benar-benar percaya sepak bola Indonesia memiliki potensi besar. Semangat dan atmosfernya sangat istimewa,” ujarnya.

Meski demikian, ia menyayangkan masih maraknya perilaku tidak sportif yang merusak kualitas pertandingan. “Saya merasa sedih karena terlalu banyak pertandingan yang ternodai oleh perilaku tidak saling menghormati dan pelanggaran yang tidak perlu. Rasa saling menghormati adalah hal yang sangat penting untuk perkembangan sepak bola,” Haye.

Setelah jeda kompetisi, kedua tim akan memulai kedua liga. Persib dijadwalkan menjamu PSBS Biak pada 25 Januari, sementara Persija akan lebih dulu melakoni laga kandang menghadapi Madura United dua hari sebelumnya. (*)