Truestorysports – Posisi Shin Tae Yong sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia resmi berakhir.
Pemecatan juru taktik asal Korea Selatan itu diumumkan langsung ketua Umum PSSI Erick Thohir, di Jakarta, Senin (06/01/2025).
“Kita melihat perlunya ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang tentu disepakati oleh para pemain, komunikasi yang lebih baik, dan implementasi program yang lebih baik untuk Timnas Indonesia,” ucap Erick.
Ada tiga faktor utama yang menjadi alasan pemecatan Shin Tae-Yong.
- Hasil di Kualifikasi Piala Dunia
Shin Tae-Yong gagal memenuhi target poin yang telah ditetapkan PSSI dalam dua laga tandang putaran kualifikasi Piala Dunia zona Asia melawan China dan Bahrain.
Kedua pertandingan tersebut berakhir di mana Indonesia hanya meraih satu poin di Bahrain dan kalah dari China yang menelan kekalahan beruntun.
- Komunikasi
Kendala bahasa menjadi masalah serius dalam hubungan antara Shin dan para pemain Timnas.
Pelatih yang belum fasih berbahasa Inggris dan tidak memenuhi klausul kontrak untuk mempelajari bahasa Indonesia ini mengandalkan komunikasi satu arah, bahasa Korea, yang kurang efektif.
Terutama dalam diskusi taktik, keterbatasan komunikasi tersebut dianggap menghambat pemahaman pemain terhadap strategi yang diinginkan oleh pelatih.
- Kegagalan di Piala AFF 2024
Puncak kekecewaan terhadap kinerja Shin terjadi di ajang Piala AFF 2024, di mana Indonesia gagal lolos ke fase gugur. Timnas hanya mampu meraih satu kemenangan, satu hasil imbang melawan Laos, dan menderita kekalahan dari Filipina.
Capaian ini dianggap sebagai langkah mundur, mengingat ekspektasi tinggi publik dan PSSI terhadap performa tim di turnamen tersebut. (*)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.