Truestorysports – Timnas Indonesia akan kembali berhadapan dengan Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Selasa (25/3/2025).
Duel ini menjadi kesempatan bagi Skuad Garuda untuk mengulang memori manis saat menaklukkan Bahrain di Jakarta dalam ajang Piala Asia 2007.
Saat itu, Timnas Indonesia yang diasuh Ivan Kolev sukses mengamankan kemenangan 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 10 Juli 2007.
Gol kemenangan dicetak oleh Budi Sudarsono di menit ke-14 dan Bambang Pamungkas pada menit ke-64, setelah Bahrain sempat menyamakan kedudukan melalui gol Sayed Mahmood Jalal di menit ke-27.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen ikonik dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Secara keseluruhan, Indonesia telah meraih dua kemenangan atas Bahrain. Selain kemenangan di Piala Asia 2007, Skuad Garuda juga pernah mengalahkan Bahrain dalam ajang President’s Cup di Korea Selatan pada 27 Agustus 1980.
Bentrok terakhir antara kedua tim berlangsung dramatis pada 10 Oktober 2024 di Riffa. Indonesia sempat unggul 2-1 lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick, meski Bahrain lebih dulu membuka skor melalui Mohamed Marhoon.
Namun, kontroversi muncul ketika wasit Ahmed Al Kaf tidak segera meniup peluit akhir meski waktu tambahan telah habis. Bahrain akhirnya menyamakan kedudukan 2-2 pada menit ke-90+9 melalui gol kedua Marhoon, dengan pertandingan akhirnya berakhir pada menit ke-90+10.
Kini, Timnas Indonesia yang ditangani Patrick Kluivert memiliki peluang besar untuk menorehkan sejarah baru.
Kemenangan atas Bahrain di SUGBK pada laga matchday ke-8 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan sangat krusial bagi Skuad Garuda dalam upaya mereka mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia. (*)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.