Bagi Sulawesi Tengah, medali perunggu ini memiliki arti yang sangat istimewa. Prestasi Heriyanto tercatat sebagai medali pertama atlet petanque Sulawesi Tengah sepanjang keikutsertaan cabang olahraga ini di ajang SEA Games.
“Ini medali pertama saya di SEA Games setelah sebelumnya meraih emas di PON 2024. Sekaligus menjadi medali pertama Sulawesi Tengah di SEA Games sejak petanque berkembang di daerah ini,” ungkap Heriyanto.
Heriyanto juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan kariernya hingga mampu menembus level internasional.
Apresiasi disampaikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Pangdam Palaka Wira, Danrem 132 Tadulako, Dandim 1305 Buol Tolitoli, KONI, Dispora, para pelatih pelatnas dan daerah, FOPI Pusat, FOPI Sulawesi Tengah, serta keluarga dan rekan-rekan yang senantiasa memberikan doa dan dukungan.
Sementara itu, Pelatih FOPI Sulawesi Tengah, Andi Sultan Brilin, menilai raihan medali perunggu SEA Games 2025 ini bukan sekadar prestasi semata, melainkan tonggak sejarah penting bagi perkembangan petanque di Sulawesi Tengah.
“Sebagai pelatih, menyaksikan perjuangan, pengorbanan, dan ketulusan hingga mampu berdiri di level Asia Tenggara adalah kebahagiaan yang tak ternilai. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi generasi petanque Sulawesi Tengah ke depan,” tuturnya.
Prestasi Pratu Heriyanto menjadi bukti bahwa atlet daerah mampu bersaing di level tertinggi Asia Tenggara, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai salah satu lumbung atlet potensial nasional. (*)