– Kabar baik bagi pelaku UMKM dan . Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memastikan tidak akan memungut biaya lisensi bagi penyelenggaraan nonton bareng () Dunia 2026 dalam skala nonkomersial.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, melalui kanal resmi TVRI. Ia menegaskan bahwa UMKM, warung, hingga masyarakat diperbolehkan menggelar nobar 2026 secara gratis.

“TVRI tidak akan menetapkan biaya kepada pihak mana pun yang mengadakan kegiatan nonton bareng,” ujar Iman Brotoseno lewat keterangan resminya melalui kanal TVRI.

Ia menjelaskan, pihak penyelenggara nobar tetap diwajibkan mengajukan izin kepada TVRI, namun tanpa pungutan biaya apa pun.

“Tentu saja izin (nobar) akan datang ke kami ya. Cuma kami tidak akan memungut biaya, kosong ya (gratis). Jadi silakan nonton bareng di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, TVRI mendorong berbagai elemen masyarakat untuk ikut menyemarakkan Piala Dunia 2026 melalui kegiatan nobar. Mulai dari pelaku UMKM, warung, pemerintah , hingga institusi diperkenankan menggelar acara tersebut.

“Pada prinsipnya kami mendorong untuk nobar UMKM, warung-warung, kemudian Pemprov, Pemda, Pemkab atau Pemerintah Pusat ataupun Kementerian/Lembaga, maupun dari teman-teman TNI//DPR silakan menyelenggarakan,” jelas Iman.