Truestorysport – Bintang Brasil, Neymar Jr, akhirnya kembali merumput dan langsung memberi dampak saat Santos menghancurkan Velo Clube 6-0 pada lanjutan Campeonato Paulista, Senin (16/2/2026).
Penyerang berusia 34 tahun itu mencatat satu assist dalam laga comeback-nya setelah absen sejak 7 Desember akibat operasi artroskopi pada lutut kiri. Neymar masuk pada babak kedua dan menunjukkan sentuhan khasnya dengan mengirim umpan matang kepada Gabriel Barbosa pada menit ke-81, yang berbuah gol kelima bagi Santos malam itu.
Kembali Setelah Operasi
Sebelum menjalani operasi, Neymar tengah berada dalam performa impresif pada akhir 2025. Meski dibayangi masalah lutut, ia tetap tampil dan berperan penting membantu Santos bertahan di Serie A Brasil. Dalam empat laga terakhir sebelum naik meja operasi, ia mengoleksi lima gol dan satu assist—sebuah catatan yang kembali membangkitkan optimisme publik terhadap kebugarannya.
Comeback ini sekaligus membuka kembali wacana soal peluang Neymar tampil di Piala Dunia terakhir dalam kariernya. Ia belum memperkuat tim nasional sejak Oktober 2023, namun peluang itu belum sepenuhnya tertutup.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, sebelumnya menyatakan tak akan ragu memanggil Neymar jika sang pemain berada dalam kondisi terbaik. “Saya tidak akan punya masalah membawanya ke Piala Dunia jika dia bugar,” ujar Ancelotti pada September lalu.
Pujian dari Pelatih Santos
Pelatih Santos, Juan Pablo Vojvoda, memuji ambisi dan determinasi sang megabintang.
“Saya pikir semua orang membutuhkan Neymar. Santos, tim nasional… Ancelotti pasti senang jika dia bermain bagus. Satu hal akan mengarah ke hal lain. Dia pemain kelas dunia,” ujar Vojvoda.
Ia menambahkan bahwa motivasi Neymar tetap menyala di setiap sesi latihan. “Dia masih memiliki ambisi itu. Saya melihatnya di setiap gim kecil, di setiap latihan, dia ingin berada di sana dan ingin menang. Itu yang memotivasinya.”
Misi yang Belum Tuntas Bersama Brasil
Sepanjang karier internasionalnya, Neymar telah mencetak 79 gol dari 128 penampilan dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil. Namun, satu trofi besar yang masih belum ia raih adalah Piala Dunia.
Brasil dijadwalkan menghadapi Prancis dan Kroasia dalam laga uji coba pada Maret mendatang sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen besar berikutnya. Jika performanya terus menanjak, bukan tidak mungkin Neymar kembali menjadi tumpuan utama Selecao dalam misi terakhirnya mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
