Truestorysports – Kylian Mbappé kembali bergabung dengan skuad Real Madrid di Arab Saudi menjelang final Piala Super Spanyol melawan Barcelona yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (12/1) dini hari WIB.
Kehadiran penyerang asal Prancis tersebut membuka peluang tampilnya Mbappé pada laga puncak El Clasico.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memastikan kondisi Mbappé menunjukkan perkembangan positif setelah sebelumnya absen saat menghadapi Atlético Madrid di semifinal.
Alonso menyebut keputusan untuk tidak memainkan Mbappé pada laga tersebut diambil demi menghindari risiko cedera yang lebih serius.
“Dia jauh lebih baik. Saat melawan Atlético, kondisinya hampir tidak fit dan kami memutuskan untuk tidak terburu-buru memainkannya. Namun, kami mempertimbangkan kemungkinan dia bisa bermain di final,” ujar Alonso dalam konferensi pers yang dikutip dari Marca.
Alonso mengungkapkan Mbappé telah tiba di Arab Saudi dan dijadwalkan mengikuti sesi latihan bersama tim. Keputusan terkait peran sang pemain akan ditentukan setelah evaluasi akhir.
“Dia terbang kemarin dan akan berlatih bersama tim hari ini. Kami akan mengevaluasinya dan memutuskan apakah dia akan menjadi starter atau memainkan peran yang lebih terbatas,” kata Alonso.
Terkait kemungkinan memaksakan Mbappé bermain, Alonso menegaskan pihaknya akan berhati-hati dalam mengambil keputusan. Menurutnya, aspek medis dan kesiapan pemain menjadi pertimbangan utama.
“Itu adalah keputusan yang akan kami buat bersama pemain, staf pelatih, dan dokter. Kami harus mempertimbangkan risikonya dan situasi yang kami hadapi. Kami tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Ini adalah risiko yang terkendali,” jelasnya.
Menjelang laga final, Alonso kembali menegaskan bahwa status favorit tidak relevan dalam pertandingan penentuan gelar.
“Ini pertandingan sepak bola. Final. Apa pun bisa terjadi. Kami fokus pada apa yang harus kami lakukan. Akan ada momen-momen penting dan kami harus memiliki energi yang dibutuhkan,” ujarnya.
Alonso juga menyinggung kondisi Real Madrid yang memiliki waktu istirahat lebih singkat dibanding Barcelona. Namun, ia menilai situasi tersebut merupakan bagian dari kompetisi.
“Begitulah hasil undiannya. Kami mendapat semifinal kedua dan itu tidak bisa diubah. Sekarang kami harus efisien dan mempersiapkan diri untuk final melawan tim yang menuntut, baik secara sepak bola, mental, maupun emosional,” katanya.
Soal lini pertahanan, Alonso mengakui timnya masih menghadapi kendala dalam stabilitas pemilihan pemain, meski kondisi para bek menunjukkan perbaikan.
“Ketiganya lebih baik, tetapi kami akan melakukan penilaian akhir setelah latihan. Kami mengalami ketidakstabilan di lini pertahanan dalam hal pemilihan pemain, dan itu memberi tekanan lebih pada pemain yang tampil,” ungkapnya.
Alonso juga memberikan perhatian khusus kepada Vinicius Junior, yang dinilai memiliki karakter emosional di lapangan.
“Setiap pemain berbeda. Vini emosional dan kami harus tahu bagaimana mendukungnya. Rekan setim dan staf pelatih membantunya memahami situasi. Ini soal waktu, dia akan kembali ke performa terbaiknya dan menjadi penentu. Kami sangat membutuhkannya,” kata Alonso.
Selain itu, Alonso mengapresiasi dukungan penggemar Real Madrid yang hadir di Arab Saudi.
“Kami menyadarinya dan benar-benar merasakannya. Dukungan ini terjadi di seluruh dunia karena ini adalah klub terbesar. Kami bersyukur dan ingin merasakannya lagi besok,” pungkasnya.
Final Piala Super Spanyol antara Real Madrid dan Barcelona dipastikan menjadi sorotan, dengan kesiapan Mbappé menjadi salah satu faktor yang dinanti jelang duel klasik tersebut. (*)