Truestorysports – Ganda putra Indonesia, , sukses melangkah ke babak 2026 usai menyingkirkan unggulan ketiga asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada perempat , Jumat. Pasangan peringkat enam dunia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-10, 23-21.

Tampil impresif sejak awal , Fajar/Fikri langsung menguasai jalannya pertandingan pada gim pertama. Permainan agresif dan pertahanan solid membuat pasangan India kesulitan mengembangkan permainan, hingga gim pembuka dengan kemenangan telak 21-10.

Namun, situasi berubah pada gim kedua. Rankireddy/Shetty bangkit dengan mengubah pola permainan dan unggul sejak awal. Fajar/Fikri sempat tertinggal cukup jauh hingga memasuki -poin krusial. Meski demikian, ketenangan dan komunikasi yang baik menjadi kunci kebangkitan pasangan Indonesia.

Muhammad Shohibul Fikri mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut.
“Alhamdulillah bersyukur, yang pertama kami diberikan kelancaran di pertandingan tadi dan diberikan hasil yang baik. Di gim pertama kami cukup bisa memegang kendali permainan, tapi di gim kedua mereka bangkit dan dari awal kami tertinggal,” ujar Fikri.

Dalam tertekan, Fikri menyebut peran Fajar sangat besar dalam menjaga mental .
“Di saat genting, a Fajar selalu memberikan , bilang belum selesai dan masih bisa. Akhirnya kami bisa kembali unggul di akhir-akhir dan menyelesaikan pertandingan,” tambahnya.

Fajar Alfian pun menegaskan bahwa komunikasi menjadi faktor penentu kebangkitan mereka di gim kedua.

“Saya ingat di poin 18-14 kami tertinggal, saya terus berkomunikasi dengan Fikri dan menyemangati bahwa ini belum selesai. Pelatih juga terus mengingatkan agar jangan menunjukkan gestur menyerah. Kami terus mencoba mengejar dan akhirnya berhasil,” kata Fajar.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Fikri pada momen krusial, terutama saat servis penting di akhir gim.
“Terima kasih untuk Fikri, di poin 18-19 servisnya bisa melintir dan menyusahkan lawan,” ujarnya.

Terkait penampilan yang dinilai lebih solid dan penuh energi, Fajar mengungkapkan fokusnya pada pengelolaan stamina dan rutinitas pertandingan.