Fathur Razaq menjelaskan upacara pelepasan resmi kontingen akan digelar pada 9 Oktober , sebelum bertolak ke Kudus sehari kemudian. Ia berharap seluruh atlet dapat menjaga dan tampil percaya diri di arena pertandingan.

“Saya berharap para atlet bisa tampil percaya diri, menjaga semangat juang, dan mengharumkan nama Tengah di kancah nasional,” ujarnya.

PON Bela Diri 2025 sendiri merupakan multi event resmi yang bekerja sama dengan Djarum Foundation. Tahun ini, terdapat 10 cabang yang dipertandingkan, dan hanya absen pada dua cabor, yakni tarung derajat dan kempo.

Rapat teknis terakhir juga dihadiri para pelatih dari masing-masing cabang olahraga, di antaranya Wahyu Novi dan Ateng (karate), Ridwan alias Babe (), Dedi (sambo), Stevanus Anando (judo), serta Indri (). Seluruh pelatih menyatakan kesiapannya untuk membawa nama baik Sulawesi Tengah di panggung nasional. (*)