Palu, Truestorysport– Pebasket muda Kota Palu, Fayyadh Fahad Balcher, kembali menunjukkan konsistensinya di level pelajar. Bersama SMP Negeri 1 Palu (Spensa), Fayyadh sukses meraih gelar juara pada ajang bergengsi Disdikbud Cup III 2026.
Prestasi tersebut terasa istimewa karena Fayyadh berhasil membawa Spensa menjadi juara tiga kali berturut-turut sejak ajang tersebut pertama kali digelar pada 2024.
Catatan tersebut membuat Spensa mencatatkan treble winner sekaligus menegaskan dominasi mereka dalam kompetisi bola basket pelajar yang menjadi salah satu event yang dinanti di Kota Palu.
Dalam perjalanan menuju gelar juara, Spensa mengawali pertandingan dengan menghadapi SMP Al Azhar. Langkah mereka kemudian berlanjut ke babak semifinal melawan SMP Gamaliel, sebelum menghadapi SMP Kardip pada partai final.
Hasil tersebut mengantarkan Spensa kembali ke podium tertinggi sekaligus berhak membawa pulang piala bergilir Disdikbud Cup. Piala tersebut menjadi milik Spensa setelah tiga kali secara beruntun menjadi juara sejak kompetisi tersebut pertama kali digelar.
Selain trofi, Spensa juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp8 juta.
Bagi Fayyadh, keberhasilan tersebut menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan kariernya di jenjang pendidikan SMP. Dia juara pertama Disdikbud Cup masih duduk di kelas 7, selanjutnya tahun 2025 podium di kelas 8, serta tahun ini kampiun di kelas 9.
Konsistensinya dalam membawa sekolah meraih prestasi menunjukkan perkembangan yang terus terjaga di tengah persaingan basket pelajar Palu. Terlebih tahun depan Fayyadh sudah duduk di bangku SMA.
Disdikbud Cup sendiri menjadi salah satu kompetisi yang cukup bergengsi bagi kalangan pelajar. Selain persaingan di lapangan, besarnya perhatian dan hadiah yang disiapkan membuat turnamen ini menjadi salah satu ajang yang ditunggu setiap penyelenggaraannya.
Yusri selaku kepala SMP N 1 Palu mengapresiasi perjuangan anak didiknya hinga berhasil meraih juara untuk kali ketiga. “Kami selalu mendukung murid untuk ikut pertandingan basket. Semoga hasil ini membuat anak-anak semangat meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik,” ucapnya.

Ditempa di Akademi 168 Basketball Kota Palu
Di luar aktivitasnya bersama Spensa, Fayyadh yang tanggal 19 November 2026 nanti berusia 14 tahun juga terus mendapatkan pembinaan melalui Akademi 168 Basketball Kota Palu. Ia mulai berlatih basket pertengahan tahun 2022.
Pembinaan tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan kemampuan Fayyadh, tidak hanya untuk kebutuhan kompetisi antarsekolah, tetapi juga sebagai persiapan menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Ayah Fayyadh, Fahad Balcher, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih putranya bersama Spensa 168 Basketball.
Menurut Fahad, prestasi tersebut diharapkan tidak membuat Fayyadh cepat puas, apalagi merasa sudah berada di level terbaik.
Ia berharap putranya tetap rendah hati, terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Sebab, perjalanan seorang atlet tidak berhenti pada prestasi di tingkat pelajar.
Fahad ingin Fayyadh terus berkembang hingga mampu bersaing di level senior.
Prestasi bersama Spensa di Disdikbud Cup III 2025 pun diharapkan menjadi salah satu pijakan bagi Fayyadh untuk menatap tantangan yang lebih besar di masa mendatang. (*)