Palu, truestorysport- Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mencetak sejarah membanggakan dengan meraih podium ketiga pada ajang Grand Prix Brasil 2026 yang berlangsung di Goiania, Minggu (22/3/2026).

Penampilan impresifnya menjadi sorotan, sekaligus menandai tonggak baru bagi motor Indonesia di level dunia.

Balapan yang berlangsung dramatis itu sempat dihentikan akibat kecelakaan, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan restart dan hanya menyisakan lima lap penentuan.

Dalam situasi penuh tekanan tersebut, Maximo Quiles keluar sebagai pemenang usai mengalahkan rekan setimnya, Marco Morelli, dengan selisih tipis 0,143 detik.

Namun, perhatian publik justru tertuju pada aksi luar biasa Veda Pratama. Start dari posisi ke-10, pembalap Gunungkidul itu menunjukkan determinasi tinggi sejak awal restart.

Ia langsung merangsek ke posisi di lap pertama, lalu terus memperbaiki posisinya di tengah persaingan ketat para pembalap papan atas.

Memasuki dua lap terakhir, Veda sudah berada di posisi keempat dan mulai menekan Carpe.

Momentum puncaknya terjadi di lap terakhir, ketika Veda berhasil melakukan manuver krusial untuk menyalip Carpe dan mengamankan posisi ketiga.

Hasil tersebut menjadikan Veda sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di ajang Grand Prix Moto3.

Capaian ini sekaligus mempertegas besar talenta muda Tanah Air di pentas balap internasional.

Sementara itu, posisi keempat ditempati Guido Pini, diikuti Rico Salmela dan Valentin Perrone.

Keberhasilan Veda Pratama ini menjadi suntikan semangat bagi dunia motorsport Indonesia.

Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras dan mental bertanding yang kuat, pembalap Indonesia mampu bersaing bahkan menembus podium di level kejuaraan dunia.

Selanjutnya, persaingan Kejuaraan Dunia Moto3 akan berlanjut ke seri Serikat pada 27–29 Maret mendatang. Publik Indonesia tentu menantikan aksi lanjutan Veda untuk kembali mencetak prestasi gemilang.