Truestorysport – Liverpool FC harus bekerja keras pada leg kedua jika ingin melaju ke perempat final UEFA Champions League 2025/2026. The Reds menelan kekalahan tipis 0-1 dari Galatasaray SK pada leg pertama babak 16 besar yang berlangsung di Stadion RAMS Park, Istanbul, Rabu dini hari WIB.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh gelandang Galatasaray, Mario Lemina, pada awal laga. Gol itu sekaligus mengulangi hasil pertemuan kedua tim di fase liga musim ini, ketika Liverpool juga kalah dengan skor yang sama di Istanbul.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Dalam 25 menit pertama, kedua tim sudah mencatatkan total 10 percobaan ke gawang. Namun, hanya satu peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol, yakni saat Lemina memanfaatkan situasi bola mati.
Gol tersebut berawal dari sepak pojok yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan Liverpool. Penyerang Galatasaray, Victor Osimhen, menyundul bola kembali ke depan gawang sebelum Lemina menyambarnya untuk menaklukkan kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili.
Kelemahan Liverpool dalam mengantisipasi bola mati kembali terlihat. Hingga akhir 2025, klub Merseyside itu tercatat sebagai salah satu tim yang paling sering kebobolan dari situasi set-piece di liga-liga top Eropa.
Liverpool Buang Banyak Peluang
Tim asuhan Arne Slot sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan. Namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol.
Salah satu peluang emas datang dari Hugo Ekitike pada babak kedua ketika berhadapan langsung dengan kiper Galatasaray, Ugurcan Cakir. Sayangnya, peluang tersebut tidak berhasil dimaksimalkan.
Gelandang kreatif Liverpool, Florian Wirtz, yang kembali menjadi starter setelah pulih dari cedera juga gagal memanfaatkan dua kesempatan bagus pada babak pertama.
Liverpool sempat mengira berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Ibrahima Konate dari situasi sepak pojok. Namun setelah ditinjau melalui VAR, gol tersebut dianulir karena dianggap terjadi handball sebelum bola masuk ke gawang.
Salah Gagal Cetak Rekor
Penyerang andalan Liverpool, Mohamed Salah, juga tidak mampu memberikan dampak signifikan dalam pertandingan ini. Ia bahkan ditarik keluar pada babak kedua setelah tampil kurang efektif di lini serang.
Padahal, laga tersebut menjadi penampilan ke-18 Salah bersama Liverpool di Liga Champions, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang legenda klub Jamie Carragher.
Salah sebenarnya berpeluang mencetak sejarah sebagai pemain Afrika pertama yang mencapai 50 gol di Liga Champions, namun kesempatan itu harus tertunda.
Florian Wirtz Kurang Maksimal Usai Comeback
Florian Wirtz kembali ke starting XI dengan performa yang kurang maksimal. Pemain asal Jerman itu mengalami cedera bulan lalu yang membuatnya absen selama tiga pertandingan.
Wirtz kembali bermain melawan Wolves pada hari Jumat sebagai pemain pengganti di babak kedua, membantu Liverpool mencapai perempat final Piala FA. Slot tidak membuang waktu lagi untuk mempersiapkan sang playmaker, memasukkannya ke dalam susunan pemain The Reds menggantikan Cody Gakpo yang absen.
Namun Wirtz tidak membalas kepercayaan manajernya dengan melewatkan dua peluang besar di 45 menit pertama yang kacau. Pemain seharga 116 juta poundsterling itu dan rekan-rekan setimnya tertinggal di babak pertama.
Galatasaray Unggul Jelang Leg Kedua
Di sisi lain, penampilan impresif pemain sayap Galatasaray, Baris Alper Yilmaz, juga menjadi ancaman serius bagi pertahanan Liverpool sepanjang pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Galatasaray membawa modal berharga menuju leg kedua yang akan berlangsung di Stadion Anfield pekan depan.
Liverpool kini dituntut meraih kemenangan di kandang sendiri jika ingin membalikkan keadaan dan memastikan tiket ke perempat final Liga Champions musim ini.