Truestorysport – Penyerang Saint-Germain, Ousmane , memastikan dirinya dalam kondisi siap tempur menghadapi Arsenal pada final Liga yang digelar Sabtu malam waktu setempat. asal Prancis itu juga menegaskan bahwa memenangkan trofi bergengsi bersama PSG jauh lebih berarti dibandingkan penghargaan individu seperti Ballon d’Or.

Dembélé sempat diragukan tampil setelah hanya bermain selama 27 menit pada laga terakhir melawan Paris FC dua pekan lalu. Saat itu, ia mengalami masalah pada betis yang menjadi kedua di area serupa sepanjang musim ini.

Meski demikian, mantan pemain Barcelona tersebut memastikan kondisinya kini sudah pulih sepenuhnya dan siap membantu PSG mempertahankan Liga Champions yang mereka raih musim lalu usai menghancurkan Inter Milan 5-0 di .

“Saya tidak pernah takut absen di final. Saat melawan Paris FC saya merasakan sedikit masalah, jadi saya memilih berhenti bermain agar bisa fit untuk final,” ujar Dembele kepada wartawan pada sesi jumpa pers.

Pemain berusia 29 tahun itu mengakui musim ini sangat melelahkan karena jadwal padat sejak tampil di ajang Piala Dunia Antarklub. Namun, ia memuji tim pelatih PSG yang dinilai mampu mengatur kebugaran para pemain dengan baik.

“Musim ini sangat panjang tanpa banyak waktu istirahat. Tapi staf pelatih mengelola beban kerja kami dengan sangat baik. Secara pribadi, saya sudah 100 persen siap bermain dan berharap semuanya berjalan baik besok,” lanjutnya.

Selain Dembele, kondisi bek sayap andalan PSG, Achraf Hakimi, juga sempat menjadi perhatian. Hakimi diketahui mengalami cedera paha kanan saat menghadapi Bayern Munich pada semifinal Liga Champions dan belum tampil sejak 28 April lalu.

Namun, pemain asal tersebut sudah kembali berlatih bersama tim pada Selasa dan mendapat lampu hijau dari pelatih Luis Enrique untuk tampil di final.

“Hakimi baik-baik saja dan siap bermain besok,” kata Luis Enrique.

Dembélé tampil impresif sepanjang perjalanan PSG di Liga Champions musim lalu. Kontribusinya yang mencapai gol menjadi salah satu faktor penting keberhasilan klub asal Paris tersebut meraih trofi Eropa pertama mereka.

Performa apik itu juga membawanya memenangkan Ballon d’Or di akhir tahun. Meski begitu, Dembélé menilai kesuksesan bersama tim tetap menjadi prioritas utama dibandingkan penghargaan individu.

“Ballon d’Or tidak mengubah apa pun tentang cara saya bermain atau siapa diri saya. Memang sekarang saya memiliki tanggung jawab lebih besar, tetapi itu datang seiring pengalaman,” ucapnya.

“Saya ingin tampil hebat di pertandingan besar maupun kecil. Penghargaan individu memang membuat banyak orang berbicara, tetapi itu nomor dua. Saya hanya ingin terus menang bersama PSG dan membuat para pendukung bahagia.”

Dembélé juga menegaskan PSG tidak ingin cepat puas setelah mencetak sejarah musim lalu. Menurutnya, seluruh tim sudah melupakan keberhasilan sebelumnya dan fokus penuh untuk kembali membawa pulang trofi Liga Champions.

“Kami selalu ingin bermain di final Liga Champions setiap akhir Mei. Kami mencatat sejarah musim lalu, tetapi sekarang semuanya sudah direset,” tutup Dembele.