Langkah itu diambil guna menjaga tertib administrasi organisasi, stabilitas daerah, serta memastikan agenda strategis keolahragaan tetap berjalan, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tengah X di Morowali.

Sebelumnya, Kota Palu ke-V tahun menghasilkan terpilih yakni Reynold Kasruddin.

Akan tetapi, Musorkot diwarnai aksi walkout sejumlah .

Puncaknya, satu kandidat, Wahyu Nugraha, menolak hasil Musorkot karena dinilai tidak memenuhi prinsip objektivitas, transparansi, serta bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga () KONI.

Keberatan tersebut kemudian dilaporkan secara resmi dan ditindaklanjuti dengan pembentukan investigasi yang diketuai Moh Natsir Said.

Dengan ditetapkannya caretaker, diharapkan polemik internal KONI Kota Palu dapat segera diselesaikan dan seluruh insan olahraga kembali fokus pada pembinaan prestasi.

Adapun caretaker KONI Kota Palu yang ditunjuk adalah Mohamad Natsir Said. (*)