Langkah itu diambil guna menjaga tertib administrasi organisasi, stabilitas pembinaan olahraga daerah, serta memastikan agenda strategis keolahragaan tetap berjalan, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah X di Morowali.
Sebelumnya, Musorkot KONI Kota Palu ke-V tahun 2025 menghasilkan ketua terpilih yakni Reynold Kasruddin.
Akan tetapi, Musorkot diwarnai aksi walkout sejumlah cabang olahraga.
Puncaknya, salah satu kandidat, Wahyu Nugraha, menolak hasil Musorkot karena dinilai tidak memenuhi prinsip objektivitas, transparansi, serta bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.
Keberatan tersebut kemudian dilaporkan secara resmi dan ditindaklanjuti dengan pembentukan tim investigasi yang diketuai Moh Natsir Said.
Dengan ditetapkannya caretaker, diharapkan polemik internal KONI Kota Palu dapat segera diselesaikan dan seluruh insan olahraga kembali fokus pada pembinaan prestasi.
Adapun caretaker KONI Kota Palu yang ditunjuk adalah Mohamad Natsir Said. (*)