Sehari setelah pernyataan Infantino, Coventry kembali menegaskan sikapnya dalam pidato pembukaan Kongres ke-145 di , .

Ia menyampaikan harapannya agar Rusia dapat kembali diikutsertakan dalam , sejalan dengan prinsip netralitas yang diusung IOC.

Menurut Coventry, di tengah dunia yang semakin terpolarisasi, menjaga olahraga sebagai ruang netral justru menjadi semakin penting agar tetap berfungsi sebagai simbol persatuan dan inspirasi global.

Meski tidak secara eksplisit menyebut Rusia, pernyataan Coventry dipahami luas sebagai rujukan terhadap pengucilan Rusia dari panggung olahraga internasional pasca-invasi ke Ukraina pada 2022.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh anggota IOC asal Rusia, Shamil Tarpischev. Ia menilai hubungan antara Rusia dan IOC menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

“Dalam pidato itu ditekankan bahwa unsur politik seharusnya tidak memainkan peran. Olahraga adalah tentang inspirasi dan masa . Sejauh ini prosesnya berjalan dengan baik dan terhormat, meskipun masih banyak diskusi yang harus dilakukan,” ujar Tarpischev.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap pandangan Gianni Infantino, seraya menegaskan bahwa komunikasi antara Rusia dan pimpinan masih terus terjalin. (*)