FSF menyebut pembagian tiket tersebut tidak adil dan merugikan penggemar .

Tidak hanya menyoroti isu logistik dan , Senegal juga meminta konfederasi (CAF) dan mengambil tindakan segera untuk menjamin prinsip fair play, kesetaraan perlakuan, dan keamanan yang layak sebagai bagian dari perayaan bola kontinental.

Kritikan ini semakin menambah tensi menjelang pertandingan final yang sangat dinantikan.

/26 ini mempertemukan dua kekuatan sepak bola Afrika, dengan Maroko berambisi mengakhiri penantian 50 tahun meraih gelar, sementara Senegal berusaha mempertahankan dan meraih titel kedua mereka. Pertandingan diperkirakan akan berlangsung sangat ketat, baik di dalam maupun di luar lapangan. (*)