Truestorysport – Federasi Sepak Bola Iran mengajukan permohonan resmi kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) agar para pemain diizinkan mengenakan ban lengan hitam saat menghadapi pada Piala Dunia 2026.

Menurut laporan media Iran, Tasnim News Agency, permohonan tersebut diajukan sebagai bentuk penghormatan terhadap peringatan Hari Asyura, yang merupakan momen penting bagi umat Muslim Syiah untuk mengenang wafatnya Imam Husain bin Ali.

Laga antara Iran dan Mesir dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 dalam pertandingan ketiga Grup G Piala Dunia 2026. Selain kedua tim tersebut, grup ini juga dihuni dan Selandia .

Federasi Sepak Bola Iran bersama para pemain berharap FIFA memberikan khusus untuk penggunaan ban lengan hitam sebagai simbol penghormatan terhadap peringatan keagamaan yang bertepatan dengan pelaksanaan turnamen.

Tasnim melaporkan bahwa langkah tersebut mendapat dari para pemain Timnas Iran yang ingin menunjukkan rasa hormat terhadap peristiwa bersejarah yang memiliki makna mendalam bagi Iran.

Tidak hanya Iran, Federasi Sepak Bola Irak juga dikabarkan telah mengajukan permohonan serupa kepada FIFA. Irak berharap dapat mengenakan ban lengan hitam saat menghadapi Senegal pada laga putaran ketiga fase grup yang digelar pada hari yang sama.

Hingga kini FIFA belum memberikan keputusan resmi terkait permintaan dari Iran maupun Irak. Namun, kedua federasi berharap badan sepak bola dunia tersebut dapat memberikan dispensasi sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan nilai-nilai keagamaan yang mereka junjung.

Pertandingan Iran kontra Mesir diprediksi menjadi satu laga krusial di Grup G karena berpotensi menentukan peluang kedua tim untuk melaju ke babak berikutnya. Sementara itu, Irak juga membutuhkan hasil positif saat menghadapi Senegal untuk menjaga asa dari fase grup.