Truestorysports – Madura United FC, Jordy Wehrmann, menegaskan bahwa kekuatan Laskar Sape Kerrab saat ini berbeda jauh dibandingkan ketika bertemu PSIM pada laga pramusim BRI Super League 2025/26. Pada yang berlangsung Selasa (15/7) lalu, Madura United harus mengakui keunggulan PSIM dengan skor 0-2.

Kedua tim akan kembali bertemu pada pertandingan resmi pekan ke-17 BRI Super League 2025/26. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Sabtu (10/1) malam.

Jordy menegaskan laga ini menjadi momentum bagi Madura United untuk menunjukkan kualitas sebenarnya, terlebih setelah tim menjalani pergantian dari Alfredo ke Carlos Eduardo Biasi Parreira. Pelatih anyar tersebut telah memimpin tim dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Saya pikir situasinya berbeda sekarang. Kami punya pelatih baru, dan pramusim tentu berbeda dengan pertandingan ,” ujar pemain berdarah Indonesia-Belanda itu saat konferensi pers, Jumat (9/1).

Meski demikian, pemilik nomor punggung 4 tersebut mengakui bahwa PSIM Yogyakarta memiliki sejumlah pemain berkualitas yang patut diwaspadai. Namun, ia menegaskan Madura United juga memiliki kekuatan yang tidak kompetitif.

“Kami tahu mereka punya kualitas, mungkin empat sampai lima pemain yang sangat bagus. Tapi kami juga punya kualitas. Kami percaya dengan taktik dari pelatih dan kami sudah ,” tambahnya.

Menjelang laga ini, Madura United masih berada di ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 17 poin. Sementara itu, PSIM Yogyakarta tampil lebih konsisten dan menempati posisi enam besar dengan raihan 27 poin.

Kendati tertinggal cukup jauh di klasemen, Jordy menegaskan hal tersebut tidak mengurangi keyakinan Madura United untuk tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri dan mengincar hasil positif pada laga penting tersebut. (*)