Truestorysport – Sejarah Dunia menyimpan banyak cerita unik yang jarang diketahui publik. Salah satu kisah paling menarik datang dari di Brasil ketika Timnas India batal tampil bukan karena kalah kualifikasi, melainkan karena persoalan sepatu.

Saat itu, India sebenarnya ke putaran final Piala Dunia 1950 setelah beberapa di Asia mengundurkan diri. Namun menjelang turnamen dimulai, India justru memutuskan tidak berangkat ke Brasil. Salah satu alasan yang paling terkenal adalah aturan FIFA yang mewajibkan pemain menggunakan sepatu bola.

Pada era tersebut, sebagian besar pemain India terbiasa bermain tanpa alas kaki. Bahkan dalam Olimpiade 1948 di , beberapa pemain India tampil bertelanjang kaki dan cukup menarik perhatian dunia sepak bola.

Federasi sepak bola India kala itu menganggap bermain menggunakan sepatu dapat memengaruhi performa pemain karena mereka belum terbiasa. Meski begitu, sejumlah sumber lain juga menyebut masalah perjalanan dan minimnya persiapan turut menjadi alasan utama India batal tampil di Piala Dunia 1950.

Akibat pengunduran diri tersebut, India kehilangan kesempatan mencatat sejarah sebagai salah satu wakil Asia pertama di Piala Dunia. Hingga kini, India belum pernah lagi tampil di putaran final Piala Dunia FIFA.

Selain kisah India, Piala Dunia 1950 juga dikenal lewat salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah sepak bola dunia. Tuan rumah Brasil yang hanya membutuhkan hasil justru kalah 1-2 dari Uruguay di laga penentuan di Stadion , Rio de Janeiro.

Pertandingan itu dikenal dengan istilah “Maracanazo”, yang berarti tragedi Maracana. Lebih dari 170 ribu penonton yang memenuhi stadion dibuat terdiam setelah gol kemenangan Uruguay dicetak Alcides Ghiggia.

Kekalahan tersebut begitu membekas bagi Brasil hingga warna jersey tim nasional mereka berubah. Sebelum tragedi itu, Brasil menggunakan jersey putih. Setelah kalah di final Piala Dunia 1950, mereka menggantinya dengan warna kuning-hijau yang kemudian menjadi identitas ikonik hingga sekarang.