Palu, Truestorysport – Direktur Eksekutif Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah (Sulteng), Moh Warsita, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) perdana Asosiasi Lari Trail Indonesia Sulawesi Tengah yang digelar di Kota Palu, 22–24 Mei 2026.
Menurut Warsita, Musprov menjadi langkah penting dalam penataan organisasi sekaligus momentum memperkuat eksistensi olahraga lari trail di Sulawesi Tengah.
“Kami dari KONI Provinsi Sulawesi Tengah mengapresiasi ALTI yang telah melaksanakan musyawarah sebagai bagian dari penataan organisasi,” ujarnya saat membuka kegiatan, Jumat (22/5).
Dalam sambutannya, Warsita memaparkan empat poin penting dalam organisasi olahraga, yakni tata kelola organisasi, pembinaan, sarana-prasarana, dan anggaran. Secara pribadi, ia menilai ALTI memiliki kekuatan besar dalam hal pendanaan organisasi.
“Untuk urusan anggaran saya kasih poin 101 persen. Karena ALTI tidak pernah mengeluh soal anggaran. Selalu ada sponsor yang masuk. Itu yang luar biasa,” katanya.
Ia juga memberi nilai 80 persen untuk tata kelola organisasi. Menurutnya, dinamika internal merupakan hal biasa dalam organisasi olahraga dan sejauh ini ALTI masih berjalan cukup baik.
Namun, Warsita menilai sektor pembinaan atlet masih perlu ditingkatkan. Ia hanya memberikan nilai 50 persen karena pembinaan dianggap belum berjalan maksimal.
“Pembinaan ini masih menjadi tantangan besar. Trail run tidak bisa dipisahkan dari atletik karena di World Athletics memang berada di bawah cabang atletik,” jelasnya.
Warsita berharap kepengurusan baru nantinya mampu memperkuat sistem pembinaan atlet agar prestasi ALTI Sulteng terus berkembang di level nasional maupun internasional. (*)